TONJONG (Disway Jateng) – Tiga warga Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, meninggal dunia saat menguras sumur milik warga setempat. Ketiganya meninggal diduga akibat menghirup gas beracun dari dalam sumur yang terletak dari di Dukuh Gardu, RT 03 RW 02, desa setempat, Jumat (10/6).
Tiga korban itu yakni, Rastum, 48, warga Dukuh Gardu, RT 01 RW 02; Pujianto, 36, warga Dukuh Gardu, RT 06 RW 02; dan Wasum, 36, warga Dukuh Gardu, RT 03 RW 02, yang juga pemilik sumur. Menurut keterangan warga setempat, Saeful, sebelumnya pemilik sumur berniat mengambil bangkai kucing yang diketahui berada di dalam sumur hingga membuat air sumur berbau. ”Sebelumnya pemilik sumur juga minta tolong kepada Pujianto yang punya mesin diesel dan juga Rastum, dimana selain mengangkat bangkai kucing juga sekalian menguras air didalamnya,” terang Saeful. Sekitar pukul 10.00 WIB, lanjut dia,pekerjaan dimulai. Mesin diesel yang diikat ditangga bambu, kemudian dimasukan kedalam sumur. Selanjutnya Pujianto menyalakan mesin diesel untuk memulai menyedot air dari dalam sumur tersebut. ”Mereka sempat terlihat duduk bersama, sembari minum kopi beberapa saat setelah mesin diesel menyala,” kata Saeful. Selang beberapa lama, Pujianto kemudian turun ke dalam sumur bermaksud untuk mematikan mesin diesel karena air sudah mulai surut. Setelah berhasil mematikan, Pujianto bermaksud kembali ke atas meniti tangga. Saat berada di tengah tangga, diduga Pujianto menghirup gas berasal dari saluran pembuangan mesin diesel yang baru saja dia matikan. ”Dia (Pujianto) terjatuh kembali ke dalam sumur, padahal saat itu posisi sedang berada di tengah tangga,” kata Saeful. Mendapati hal tersebut, Wasum, selaku pemilik sumur berniat menolong dengan turun ke dalam sumur. Dia terlebih dahulu menaikan mesin diesel. Namun sama dengan dengan Pujianto, Wasum tiba-tiba lemas dan jatuh ke dasar sumur. ”Mendengar kegaduhan tersebut, sejumlah warga akhirnya mendekat ke lokasi kejadian untuk turut membantu,” ucap Saeful. Rastum pun kemudian turun hendak mengevakuasi dua korban di dalam sumur yang pingsan. Dengan menggunakan tali yang diikatkan ke badannya, Rastum kemudian turun ke dasar sumur. Dari dalam sumur, Rastum menginstruksikan kepada warga untuk menarik tali yang sudah diikat ditubuh Wasum. Kemudian dilanjut mengangkat tubuh Pujianto dan segera dilarikan ke Puskesmas Tonjong untuk mendapat pertolongan. Usai menolong dua korban, tiba giliran Rastum memegang tali untuk kembali naik ke permukaan sumur. Namun nahas, saat berada di tengah sumur, tali yang mengikat di badannya terlepas hingga tubuhnya terjebur ke dalam sumur tersebut. ”Diduga karena sudah sangat lemas, dia tidak kuat lagi untuk memegang tali hingga akhirnya kembali jatuh,” kata Saeful. Atas kondisi tersebut, warga melapor ke petugas Polsek Tonjong dan berkoordinasi bersama Satgas BPBD Brebes dan Pos Damkar Bumiayu untuk melakukan evakuasi. Kordinator Pos Damkar Bumiayu David Rochmansyah SH, didampingi Satgas BPBD Brebes Pos Aju Bumiayu Budi Sujatmiko menyampaikan, korban terakhir sudah dalam kondisi meninggal di dalam sumur. ”Saat berhasil dievakuasi, kondisinya sudah meninggal dunia,” terang David. Semantara dua korban lainnya, yakni Pujianto dan Wasum juga meninggal dunia meski sempat dilarikan ke Puskesmas Tonjong. Kapolres Brebes melalui Kapolsek Tonjong AKP M Yusuf membenarkan kejadian tersebut. ”Dugaan sementara, para korban meninggal akibat menghirup gas yang berasal dari gas buang mesin diesel,” terang Yusuf. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama dengan Tim Medis Puskesmas Kutamendala terhadap jenazah korban, hasilnya tidak ditemukan tanda kekerasan. Kemudian para korban diserahkan ke pihak keluarga. Masing-masing keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dengan dikuatkan surat pernyataan. (pri/fat)Hirup Gas Beracun. Tiga Orang Brebes Tewas Saat Kuras Sumur
Sabtu 11-06-2022,10:59 WIB
Reporter : Teguh Supriyanto
Editor : M Sekhun
Kategori :
Terkait
Sabtu 10-01-2026,20:23 WIB
Tragedi Keluarga di Buayan Kebumen, Ibu Rumah Tangga Ajak Anak Gantung Diri
Jumat 07-03-2025,06:38 WIB
Bupati Pemalang Anom akan Penuhi Janjinya Memberikan Santunan Kematian
Kamis 21-11-2024,19:46 WIB
Asuransi BRI Life, Tiga Tahun Bayar Angsuran bisa langsung Klaim tanpa Kecelakaan
Jumat 19-07-2024,10:15 WIB
2 Warga Desa Kabunan Kabupaten Pemalang Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan
Senin 01-08-2022,13:11 WIB
Dua Pekerja Tertimbun Reruntuhan Tanah saat Kuras Sumur di Cilacap
Terpopuler
Sabtu 31-01-2026,12:28 WIB
Beri Penguatan Literasi Hukum dan Perlindungan Profesi Guru
Sabtu 31-01-2026,12:12 WIB
Tiga Dekade Berkarya, SMPN 2 Dukuhwaru Tegal Rayakan HUT ke-30
Sabtu 31-01-2026,13:00 WIB
Saluran Rusak hingga Kurangnya LPJU Mengemuka dalam Musrenbangkel Mangkukusuman
Sabtu 31-01-2026,06:00 WIB
Korban Terakhir Tanah Longsor di Pemalang Ditemukan
Sabtu 31-01-2026,08:30 WIB
BPBD dan PMI Demak Salurkan Bantuan Korban Rumah Roboh di Sayung
Terkini
Sabtu 31-01-2026,23:30 WIB
Agustina Bersihkan Sungai dari Hulu ke Hilir, Strategi Pemkot Semarang Tekan Banjir Perkotaan
Sabtu 31-01-2026,23:00 WIB
Jalur Alternatif dan Revitalisasi Jembatan Perbatasan Jadi Prioritas Jepara dan Demak
Sabtu 31-01-2026,22:30 WIB
Patahkan Persepi Wakaf Harus Banyak Harta, Pati Terapkan Wakaf Uang Tanpa Menunggu Kaya
Sabtu 31-01-2026,22:00 WIB
Kambing Jawa Randu Jepara Penghasil Cuan yang Bikin Candu
Sabtu 31-01-2026,21:45 WIB