Jalur Alternatif dan Revitalisasi Jembatan Perbatasan Jadi Prioritas Jepara dan Demak

Jalur Alternatif dan Revitalisasi Jembatan Perbatasan Jadi Prioritas Jepara dan Demak

Bupati Witiarso Utomo melakukan pertemuan dengan Bupati Eistianah bahas kemacetan Pantura. --

DEMAK, diswayjateng.com- Kemacetan kerap terjadi di jalur Pantura penghubung Demak dan Jepara, berdampak tidak efisiennya mobilitas masyarakat di dua kabupaten setempat. 

Dengan kondisi itu, membuat waktu tempuh perjalanan Semarang ke Demak dan Jepara dari tahun ke tahun terbilang cukup lama. 

Prihatin atas keruwetan lalu lintas itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo melakukan pertemuan dengan Bupati Demak Eistianah. 

Pertemuan di Ruang Transit Pendopo Kabupaten Demak ini, membahas rencana penanganan dan revitalisasi jalur strategis Semarang ke Demak dan Jepara.

Revitalisasi jalur lalu lintas sebagai upaya meningkatkan kelancaran konektivitas antarwilayah. Jalur alternatif strategis ini melewati wilayah pesisir dua kabupaten, seperti kawasan Kedung Jepara dan Wedung Demak.
Pemkab Demak mendukung usulan Pemkab Jepara pengembangan jalur alternatif --

Bupati Witiarso Utomo menjelaskan, kemacetan yang kerap terjadi di jalur Pantura berdampak pada tidak efisiennya mobilitas masyarakat.

Menurut Witiarso, kemacetan lalu lintas sangat berpengaruh terhadap arus perekonomian maupun sektor pariwisata. 

"Jika jalur yang dilalui macet, tentu dampaknya tidak baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisata,” ujar Witiarso. 

Karena itu, Pemkab Jepara mendorong agar jalur alternatif Demak ke Jepara dapat difungsikan lebih optimal. Dengan kondisi jalan yang baik dan lancar, diharapkan perjalanan Semarang ke Jepara dapat ditempuh dalam waktu satu hingga dua jam.

“Harapannya, dengan jalur alternatif yang lebih layak dan lancar, perekonomian dan pariwisata di Jepara maupun daerah sekitar dapat berkembang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Eistianah menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia mendukung atas rencana yang diusulkan Bupati Jepara. 

Eistanah menegaskan bahwa Pemkab Demak siap menindaklanjuti pembahasan tersebut, termasuk mempersiapkan hal-hal teknis yang diperlukan ke depannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: