Buang Angkara Murka, Pendapa Pati Diruwat Jelang Vonis Sudewo
Ruwatan di Alun-alun Pati saat sidang vonis Sudewo berlangsung. - dok.istimewa ---
PATI, diswayjateng.id — Suasana berbeda mewarnai Alun-alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026) siang.
Di saat Bupati Pati nonaktif, Sudewo, tengah menjalani sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor Semarang, puluhan warga justru sibuk menggelar aksi tak biasa.
Massa yang mengatasnamakan diri dari gerakan Pati Ora Sepele (POS) berbondong-bondong mendatangi kawasan Alun-alun Pati sekitar pukul 10.30 WIB.
BACA JUGA: Hakim Vonis Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Tuntutan Cabut Hak Politik Ditolak
BACA JUGA: KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
Bukan aksi unjuk rasa biasa, mereka datang membawa perlengkapan ritual khusus.
Satu per satu perlengkapan mulai ditata di depan gerbang Pendapa Kabupaten Pati.
Terlihat sebanyak 10 nasi ingkung lengkap beserta lauk-pauknya disiapkan di lokasi.
Tak hanya itu, sejumlah botol berisi air putih dan taburan kembang (bunga) setaman turut diletakkan tepat di hadapan massa yang berkumpul.
Suasana seketika berubah khusyuk saat massa mulai merapalkan doa-doa dalam bahasa Jawa secara bersama-sama.
Ritual Ruwat Bumi Pati
Ketua POS, Suharno, mengungkapkan bahwa aksi spiritual ini sengaja digelar tepat pada hari pembacaan vonis terhadap Sudewo.
"Siang ini saya atas nama POS (Pati Ora Sepeleh) melakukan kegiatan bertema 'Ruwat Bumi Pati' dan 'Ruwat Bumi Nusantara'," kata Suharno kepada wartawan di lokasi.
Usai memanjatkan doa bersama, prosesi dilanjutkan dengan menyiramkan air putih berisikan doa tepat di depan gerbang utama Pendapa Kabupaten Pati.
Kembang yang telah mendoakan pun diletakkan secara khidmat di tengah-tengah gerbang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

