Update, Korban Dugaan Keracunan MBG Bawang Batang Capai 498 Orang
Wakil Bupati Batang Suyono saat menjenguk korban dugaan keracunan MBG Bawang di RSUD Batang, Jumat 25 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono -
BATANG, diswayjateng.id - Jumlah warga yang diperiksa setelah dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Bawang, Kabupaten BATANG, mencapai 498 orang.
Data tersebut merupakan pembaruan yang diterima Wakil Bupati Batang Suyono hingga Kamis 24 September 2026 malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Dari total 498 orang yang diperiksa, sebanyak 159 orang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, 319 orang menjalani rawat jalan dan 20 orang menjalani rawat inap di Puskesmas Bawang.
"Perkembangan hari ini, pagi ini saya belum dapat laporan dari Kapus Bawang. Tapi tadi malam saya sudah di-update sampai jam 21.30, terperiksa itu 498, dirujuk 159, rawat jalan 319, rawat inap Puskesmas Bawang 20," kata Suyono, Jumat 25 September 2026.
BACA JUGA: Korban Dugaan Keracunan MBG Capai 411 Orang, DPRD Batang Panggil Dinkes hingga Satgas
BACA JUGA: Dampak Keracunan Batang, Pengawasan MBG di Kendal Diperketat, SPPG Disidak hingga Tengah Malam
Selain penanganan di Puskesmas Bawang, puluhan pasien juga mendapat perawatan di RSUD Batang. Suyono menyebut terdapat 90 pasien yang ditangani di rumah sakit tersebut.
Dari jumlah itu, 28 pasien telah diperbolehkan pulang. Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan Suyono, masih terdapat 62 pasien yang menjalani perawatan di RSUD Batang.
"Yang hari ini di Rumah Sakit Batang itu 90. Sudah pulang 28, tinggal 62," ujarnya.
Suyono menyampaikan perkembangan kondisi pasien yang ditemuinya mulai membaik. Ia berharap pasien yang kondisinya sudah memungkinkan dapat segera pulang setelah mendapat penanganan medis.
BACA JUGA: Bupati Faiz Sidak SPPG Bawang, Korban Keracunan MBG Batang Capai 411 Orang
BACA JUGA: Dari IGD hingga Selasar RSUD Batang, Bupati Faiz Cek Korban Dugaan Keracunan MBG
Pernyataan tersebut disampaikan Suyono setelah mengecek langsung kondisi pasien korban dugaan keracunan MBG di RSUD Batang. Ia menyapa sejumlah pasien dan melihat kondisi ruang perawatan.
"Alhamdulillah tidak ada yang meninggal, semuanya teratasi dengan baik. Meskipun harus menambah bed-bed yang ada, ditambah dari BPBD yang membantu dan PMI," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: