Godok Mental Atlet, Biliar Batang Targetkan 2 Emas Porprov Jateng

Godok Mental Atlet, Biliar Batang Targetkan 2 Emas Porprov Jateng

Ketua Pobsi Batang, Arifudin (paling kiri berkacamata), sedang memantau latihan atlet porprov.-Disway Jateng/ Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.id - Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten BATANG menargetkan dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Ketua POBSI Kabupaten Batang, Arifudin, mengatakan target tersebut disiapkan dari enam atlet yang akan memperkuat Batang. Keenam atlet itu akan turun pada sekitar 13 nomor pertandingan.

"Kalau target dari POBSI sendiri itu ada dua emas, tapi syukur-syukur lebih. Peluang besarnya dua. Yang lainnya ada harapan, tetapi kita tidak menargetkan. Setidaknya medali, dua emas plus medali," kata Arifudin, Jumat 25 September 2026.

Menurut dia, setiap atlet dapat mengikuti maksimal tiga nomor pertandingan. Seluruh atlet yang dipersiapkan untuk Porprov tahun ini juga telah ber-KTP Batang.

BACA JUGA: Pajak Daerah Batang Sudah 100 Persen Cashless, BPKPAD Ungkap Cara Tekan Kebocoran

BACA JUGA: Berisiko Tinggi, 149 Nelayan Pesisir Batang Dapat Perlindungan Sosial

Arifudin mengatakan dirinya baru menerima surat keputusan (SK) sebagai Ketua POBSI Kabupaten Batang pada sekitar Mei atau Juni 2026. Karena itu, persiapan menuju Porprov menjadi salah satu agenda awal kepengurusan barunya.

Dari sisi perkembangan olahraga, Arifudin menilai biliar di Kabupaten Batang sedang mengalami peningkatan. Hal itu, menurut dia, terlihat dari bertambahnya tempat bermain atau rumah biliar di sejumlah wilayah.

"Untuk saat ini perkembangan di Batang, biliar melejit. Bisa disaksikan dengan bertambahnya rumah-rumah biliar," ujarnya.

Tingginya minat itu juga terlihat dalam penyelenggaraan Turnamen Ketua POBSI Kabupaten Batang. Panitia awalnya membatasi jumlah peserta sebanyak 64 orang, tetapi pendaftaran disebut Arifudin berlangsung sangat ramai hingga sejumlah calon peserta harus ditolak.

BACA JUGA: Gringsing Disiapkan Jadi Pusat Kota Baru di Batang, Alun-alun Plelen Dibidik 2027

BACA JUGA: Lupakan WhatsApp, BPKPAD Batang Luncurkan Koneksi

"Karena peminatnya lagi tinggi-tingginya," kata dia.

Arifudin menilai persepsi terhadap olahraga biliar juga mulai berubah. Biliar, kata dia, tidak lagi semata-mata dipandang sebagai aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan malam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait