Geger Percikan Api Las Ancam Kapal Tambat di Pelabuhan Pati, Polisi Langsung Datangi Pekerja

Geger Percikan Api Las Ancam Kapal Tambat di Pelabuhan Pati, Polisi Langsung Datangi Pekerja

KEGIATAN - Kegiatan Langkah antisipasi melalui inovasi bernama SIPOLACEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) Polresta Pati. - dok.istimewa ---

PATI, diswayjateng.id — Bahaya kebakaran mengintai kawasan dermaga dan dok kapal di wilayah Kabupaten PATI. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Satpolairud Polresta PATI menerjunkan personelnya untuk menyisir area rawan.

Langkah antisipasi ini dikemas melalui inovasi bernama SIPOLACEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal).

Sekitar pukul 10.30 WIB, petugas mendatangi Dok KUD Saronomini. Fokus petugas tertuju pada aktivitas pekerjaan panas, seperti pengelasan dan penggerindaan yang berpotensi memicu timbulnya kobaran api.

BACA JUGA:  Dugaan Penganiayaan Murid MTs di Pesantren Grobogan, Keluarga Korban Bikin Laporan ke Polisi

BACA JUGA:  Lahan Kosong Terbakar, RS Hawari Essa Tegal Nyaris Dilalap Api

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh PS Kanit Patroli Satpolairud Polresta Pati Ipda Sunardi, S.H., serta didampingi Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., dan Wakasat Polairud AKP Budi Santoso, S.T., M.H.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menegaskan bahwa percikan api sekecil apa pun dari aktivitas pengelasan sangat berbahaya jika berada di dekat bahan mudah terbakar.

"Kami mengimbau para pekerja untuk selalu memperhatikan keselamatan saat melakukan pekerjaan panas, terutama pengelasan dan penggerindaan. Jangan sampai percikan api menjadi sumber kebakaran," ujar Kompol Hendrik.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan peralatan pemadam kebakaran di lokasi kerja adalah hal yang wajib dan tidak boleh ditawar.

"Peralatan pemadam harus disiapkan sebelum pekerjaan dimulai. APAR, karung goni yang dibasahi, serta pompa atau Alkon perlu tersedia sebagai langkah antisipasi dini apabila terjadi percikan api atau potensi kebakaran," terangnya.

BACA JUGA:  Penganiayaan terhadap Anak di Wirosari, Polisi: Bermula dari Korban Ejek Pelaku “Botak”

BACA JUGA:  Kabar Korban Meninggal Keracunan MBG Beredar, Dinkes Batang Pastikan Hoaks

Saat petugas mendatangi salah satu pekerja las bernama Toni di lokasi, ia kedapatan sudah menyiagakan APAR, karung goni basah, hingga mesin Alkon di sekitar area kerjanya. Petugas pun tetap memberikan imbauan langsung agar prosedur keselamatan terus diterapkan.

Tak hanya menyasar tukang las, personel Satpolairud juga menyisir kawasan atas kapal dan menyapa para Anak Buah Kapal (ABK) agar tetap waspada selama beraktivitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait