Kapolda Jateng Tinjau Skrining TOSS TB dan Tracing di Puskesmas Adiwerna Tegal

Kapolda Jateng Tinjau Skrining TOSS TB dan Tracing di Puskesmas Adiwerna Tegal

TINJAU SKRINING TB – Kapolda Jateng bersama Bupati Tegal dan Dinkes meninjau pelaksanaan TOSS TB di Puskesmas Adiwerna. -Hermas Purwadi/Radar Slawi-

SLAWI, diswayjateng.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (23/9). Kunjungan tersebut meninjau pelaksanaan skrining dan pemeriksaan Tuberkulosis (TB), termasuk pemeriksaan dahak, rontgen gratis, serta tracing kontak erat penderita TB.  

Kapolda Jateng didampingi Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol. Dr. drg. Ignatius Hendra Arifianto, Sp.KG., Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Edy Sucipto, Kepala Puskesmas Adiwerna Hj. Titin Winingsih, serta perwakilan PPTI Kabupaten Tegal.  

Kapolda bersama rombongan meninjau proses pendaftaran, skrining, pengambilan sampel dahak, hingga pemeriksaan rontgen. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menemukan kasus TB lebih dini sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan.  

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan, Polres Tegal menjadi penggagas pertama pemanfaatan TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis) untuk mendukung tracing kontak erat penderita TB di Jawa Tengah.

“Melalui peran Bhabinkamtibmas, tracing dilakukan dengan pendekatan lebih dekat dan humanis. Personel tidak hanya menelusuri kontak erat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pemeriksaan dini dan kepatuhan pengobatan,” ujarnya.  

BACA JUGA:Polres Tegal Salurkan Bantuan untuk Warga Disabilitas di Pagerbarang

BACA JUGA:Polres Tegal Amankan Terduga Pelaku Sabung Ayam di Talang, Tindaklanjut dari Aduan 110

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jateng bersama jajaran menyerahkan bingkisan kepada 80 pasien serta memberikan penghargaan kepada dua Bhabinkamtibmas berprestasi, AIPDA Andrieas Eka dan BRIPDA Toto Yuniarto, atas capaian tracing kontak erat tertinggi.  

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Edy Sucipto menyebut terdapat 6.034 penderita TB paru di Kabupaten Tegal, dengan sekitar 65 persen telah mendapatkan penanganan. Upaya skrining, pengobatan, dan tracing terus dilakukan untuk memperluas penemuan kasus serta mencegah penularan.  

Sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, PPTI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan memperkuat penanganan TB. Kehadiran TOSS TB menunjukkan Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait