Camat Dukuhturi dan Radar Tegal Dorong Program Kesehatan Mandiri di 18 Desa Kabupaten Tegal

Camat Dukuhturi dan Radar Tegal Dorong Program Kesehatan Mandiri di 18 Desa Kabupaten Tegal

KOORDINASI - Direktur Radar Tegal M Sekhun bersama Camat Dukuhturi Darmawan, Kades Lawatan Sutarjo, dan tim Pusat Pelatihan dan Penyembuhan ELUNARA Wellness Institute berkoordinasi terkait pembentukan KPM.--

DUKUHTURI, diswayjateng.id - Pemerintah Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, tancap gas menguatkan sektor kesehatan berbasis masyarakat. Camat Dukuhturi, Darmawan, berkomitmen penuh mendampingi dan memfasilitasi pembentukan Kelompok Kesehatan Mandiri(self healing community) agar memberi dampak nyata bagi warga di 18 desa wilayahnya.

Langkah strategis ini diperkuat kolaborasi lintas sektor yang melibatkan media massa Radar Tegal Group, institusi pelatihan kesehatan ELUNARA Wellness Institute, perangkat desa, kader PKK, hingga tokoh agama setempat.

Camat Dukuhturi Darmawan menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan lembaga kemasyarakatan menjadi syarat mutlak.

BACA JUGA:Inovasi Pelayanan Kesehatan: Radar Tegal Garap Pembentukan Kader Mandiri di Desa Pepedan

BACA JUGA:Kota Tegal Sabet Terbaik Kedua Akses Kesehatan Jawa-Bali, Kantongi Insentif Fiskal Rp 1,5 Miliar

BACA JUGA:Strategi Baru Kota Tegal Bebas TBC: Targetkan 7.700 Warga Lewat Cek Kesehatan Gratis

"Kami membawahi 18 desa dan siap memberikan full support terhadap program kesehatan yang bermanfaat langsung bagi warga. Kelompok Kesehatan Mandiri ini kami harapkan jadi motor penggerak pola hidup sehat di tingkat tapak," tegas Darmawan di sela kegiatan konsolidasi, Sabtu 29 Agustus 2026.

Menurutnya, intervensi kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas formal seperti Puskesmas. Kesadaran kolektif warga harus disentuh lewat gerakan swadaya dan edukasi konsisten.

Desa Lawatan Optimalkan 22 RT dan Kader PKK

Kesiapan di tingkat tapak salah satunya ditunjukkan Desa Lawatan. Kepala Desa Lawatan, Sutarj, yang akrab disapa Robert, mengatakan bahwa eksekusi program kesehatan di desanya diintegrasikan langsung dengan organisasi lokal yang dinamis.

BACA JUGA:Keren, Tingkatkan Akses Kesehatan Layanan Primer, PKD Desa Kaladawa Resmi Dibuka

BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Dekatkan Akses Pelayanan Kesehatan

BACA JUGA:Ratusan Warga Pujotirto Kebumen Serbu Layanan Kesehatan Gratis Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge

"Kami pastikan program tepat sasaran dengan mengoptimalkan peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kader PKK punya kedekatan emosional dan akses langsung ke tiap rumah tangga," kata Robert.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait