Polemik Keraton Kasunanan Solo, Dua Kubu Saling Lapor ke Polisi
Kedua pihak Keraton Kasunanan Surakarta yang berselisih sama-sama melaporkan persoalan yang mereka hadapi ke Polresta Solo.-Istimewa-
SOLO, diswayjateng.id – Kedua pihak Keraton Kasunanan Surakarta yang berselisih sama-sama melaporkan persoalan yang mereka hadapi ke Polresta Solo.
Satu aduan berkaitan dengan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan. Laporan tersebut dibuat seorang abdi dalem dengan pihak yang diadukan yakni Pengageng Sasana Wilapa Paku Buwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, serta BRM Yudhistira.
Di sisi lain, GKR Panembahan Timoer Rumbay juga mengadukan Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo yang dipimpin Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Moertiyah atau Gusti Moeng.
Aduan itu berkaitan dengan dugaan pencurian, penggelapan, atau penguasaan gamelan Sekaten.
Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Derry Eko Setiawan membenarkan adanya dua aduan tersebut. Namun, polisi belum mengambil kesimpulan karena seluruh laporan masih dalam tahap pendalaman.
BACA JUGA:Polemik Gamelan Keraton, GKR Timoer Rumbay Datangi Polresta Solo
BACA JUGA:Masing-masing Kubu Keraton Solo Gelar Pasar Malam Sekaten 2026 Berbeda Lokasi
“Benar kami sudah menerima aduan terkait pencurian, satunya lagi penganiayaan. Sekarang posisinya kami sedang pendalaman. Apakah yang bersangkutan aduannya bisa kami tingkatkan ke tahap selanjutnya atau belum,” ujar Derry di Mapolresta Solo, Jumat (28/8/2026).
Aduan Gamelan Sekaten Mulai Didalami
Untuk perkara yang berkaitan dengan gamelan Sekaten, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Keterangan tersebut masih dikumpulkan untuk mengetahui kronologi dan duduk perkara terkait gamelan yang menjadi bagian dari polemik kedua kubu.
Sementara untuk aduan dugaan penganiayaan, kepolisian meminta pihak yang mengaku sebagai korban menjalani visum sebagai bagian dari proses pendalaman.
“Kalau untuk kasus penganiayaan, kami mengarahkan untuk visum ke rumah sakit. Untuk kasus yang satunya lagi kami baru memeriksa saksi-saksi,” jelas Derry.
BACA JUGA:Harapan Keraton Solo di Malam 1 Sura
BACA JUGA:Miris! Tembok Bersejarah Keraton Solo Jadi Sasaran Vandalisme
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




