Jalan Mulus Gerakkan Perekonomian, Bupati Brebes Paramitha Disambut Riuh saat Cek Hasil Perbaikan Jalan

Jalan Mulus Gerakkan Perekonomian, Bupati Brebes Paramitha Disambut Riuh saat Cek Hasil Perbaikan Jalan

MENGECEK - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja mengecek hasil perbaikan jalan. --

BREBES, diswayjateng.id – Ruas jalan Jagalempeni-Siwungkuk di Kabupaten Brebes sejak dulu dikeluhkan warga karena kerusakannya sangat parah. Kini, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma telah menunaikan janji untuk perbaikan jalan yang menjadi akses vital tersebut. 

Dengan anggaran Rp 2,6 miliar, perbaikan jalan sepanjang lebih dari dua kilometer itu telah rampung 100 persen. Selesai diperbaiki, perekonomian bergerak cepat, yang ditandai dengan banyaknya warga yang berjualan di tepi sepanjang jalan. 

Kondisi jalan kini mulus dan membuat muda mudi betah menghabiskan waktu sore di tepian jalan. Tak sedikit pedagang jajanan dan minuman yang berjejer berjualan di pinggir jalan. Suasana senja di jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa itu pun viral di lini media sosial. 

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja dan Kepala Desa Jagalampeni melihat langsung hasil pembangunan jalan yang diharapkan dapat meningkatkan akses serta memperlancar aktivitas masyarakat, Jumat (14/8/2026). 

BACA JUGA:Pemkab Kebumen Percepat Perbaikan Jalan hingga Wilayah Perbatasan, Wadasmalang–Slepi Capai 64,98 Persen

BACA JUGA:Jalan Pagebangan-Somagede Longsor Sejak November 2025, Warga Gunungsari Khawatir Longsor Susulan

Saat tiba di lokasi, rombongan Bupati disambut riuh warga setempat. Warga menyampaikan banyak terimakasih karena jalan mulus sudah diimpikan sejak lama. Tak sedikit warga yang mengajak foto Bupati Paramitha dan berdialog langsung. 

Bupati menyampaikan, hasil perbaikan jalan tersebut cukup baik dengan konstruksi cor yang kuat dan kembali dilapisi aspal hotmix. “Alhamdulillah, cornya sangat bagus, kuat, dan juga dilapisi lagi dengan hotmix. Ini sepanjang dua kilometer lebih,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jagalampeni dan wilayah sekitarnya, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga. 

Namun, pemerintah juga meminta masyarakat turut menjaga kondisi jalan yang telah dibangun. Salah satunya dengan mengantisipasi kendaraan pengangkut hasil pertanian yang membawa muatan terlalu berat.

Bupati mengimbau agar masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan tersebut sehingga tidak cepat mengalami kerusakan. “Muatan-muatan pertanian yang terlalu berat bisa diimbau. Pemerintah jangan sampai bolak-balik terus memperbaiki, jadi masyarakat juga ikut menjaga,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya infrastruktur jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat menjadi semakin lancar dan berdampak positif terhadap perekonomian warga. “Semoga ini semuanya memperlancar perekonomian masyarakat Desa Jagalampeni dan sekitarnya,” harapnya.

Diketahui, perbaikan jalan itu dilakukan di dua titik, yaitu di ruas Jagalempeni-Siwungkuk dan Jagalempeni-Tegalgandu dengan total anggaran Rp2,6 miliar untuk panjang lebih dari dua kilometer. Pekerjaan mencakup pembangunan jalan beton sepanjang 526 meter (gabungan segmen 405 dan 121 meter), serta pengerasan beraspal AC-WC sepanjang 848 meter. 

Perubahannya pun sangat mencolok, jalan yang dulunya tidak rata, berlubang, dan sulit dilalui, kini berubah menjadi mulus, halus, dan kokoh. Perbedaan yang sangat jauh ini bahkan sempat menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait