Pulang Ziarah, Seorang Lansia Ditemukan Tewas Tertemper Kereta Api di Kwaron Gubug

Pulang Ziarah, Seorang Lansia Ditemukan Tewas Tertemper Kereta Api di Kwaron Gubug

Petugas gabungan hendak mengevakuasi jenazah lansia di jalur rel KM 29+700 lintas Tegowanu–Gubug, Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (7/8/2026). (Dok Polsek Gubug)--

GROBOGAN, diswayjateng.id - Seorang lansia perempuan ditemukan tewas akibat tertemper kereta api di jalur rel KM 29+700 lintas Tegowanu - Gubug, Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten GROBOGAN, Jawa Tengah, pada Jumat (7/8/2026).

Sebelum kejadian, korban berinisial K (81), warga Desa Gubug, Kecamatan Gubug, pulang berziarah dan melintasi jalur rel tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026) Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menyebut kejadian tersebut diketahui setelah masinis KA Kalingga Cargo melapor kepada petugas Stasiun Gubug terkait adanya dugaan seseorang yang tertemper kereta api di sekitar jalur rel.

"Petugas stasiun lantas melakukan pengecekan dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di sisi rel. Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Gubug," katanya.

BACA JUGA:Pemilik Toko Hape Royal Phone Ditemukan Tewas dalam Bagasi Mobil di Trisari Gubug, Begini Keterangan Saksi

BACA JUGA:Kekeringan di Grobogan Meluas, BPBD Salurkan 40.000 Liter Air Bersih untuk 205 Keluarga

Setelah itu, AKP Anang melanjutkan, personel dari Polsek Gubug bersama petugas kesehatan Puskesmas Gubug I segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan pemeriksaan luar pada korban untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

AKP Anang mengungkapkan, sebelum kejadian itu, diketahui korban selesai berziarah dan hendak pulang dengan melintasi jalur rel tersebut. Ketika KA Kalingga Cargo melintas, masinis telah memberikan isyarat peringatan melalui klakson.

"Namun, korban diduga tidak sempat untuk menghindar sehingga terjadilah kecelakaan," jelasnya.

BACA JUGA:Bobol Toko di Grobogan, Seorang Warga Surakarta Berhasil Diamankan Polisi

BACA JUGA:2.730 Lansia Manfaatkan Diskon Tarif Reduksi 20 Persen di Stasiun Wilayah Grobogan dari Januari - Juni 2026

Atas kejadian tersebut, AKP Anang mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat hendak melintasi jalur kereta api serta mematuhi setiap rambu-rambut dan peringatan yang ada agar kejadian serupa tidak terulang.

"Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kami terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar jalur perlintasan kereta api," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait