Anak-anak Desa Grenggeng Semangat Berlatih Abid Jelang Hari Jadi Desa dan HUT Kemerdekaan
Puluhan anak di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, mengikuti latihan seni Abid sebagai persiapan tampil pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-102 Desa Grenggeng. -diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta -
KEBUMEN, diswayjateng.id – Puluhan anak di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, tampak antusias mengikuti latihan seni Abid sebagai persiapan tampil pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-102 Desa Grenggeng.
Seni Abid merupakan kesenian atraksi permainan api tradisional yang menggunakan obor bambu panjang dengan api menyala di kedua ujungnya. Obor tersebut diputar dengan lincah layaknya mayoret sehingga memadukan ketangkasan fisik dan keindahan cahaya api.
Di Desa Grenggeng, kesenian ini rutin dipentaskan dalam berbagai tradisi masyarakat, seperti Hari Jadi Desa dan peringatan 1 Muharam atau malam Suro.
Ketua Abid Sinar Abadi, Anung Pratama, mengatakan selama dua pekan terakhir para peserta berlatih setiap sore pukul 15.00 hingga 17.00 WIB tanpa menggunakan api. Setelah itu, latihan dilanjutkan setiap malam Minggu dengan menggunakan obor yang telah dinyalakan.
BACA JUGA: AAY 2025/2026 Al Azhar 22 Salatiga: Aksi-atraksi, Enterpreneur Hingga Confetti Popper yang Gagal
BACA JUGA: HAN 2026, PKBI Jateng Dorong Pemenuhan Hak Anak Binaan LPKA dan Perlindungan di Era Digital
"Selama dua minggu ini latihan sore tanpa api. Selanjutnya setiap malam Minggu anak-anak mulai berlatih menggunakan api sebagai persiapan tampil," ujar Anung.
Peserta latihan berasal dari siswa tiga sekolah dasar di Desa Grenggeng, serta pelajar tingkat SMP dan SMA. Total terdapat sekitar 54 peserta yang mengikuti latihan.
Menurut Anung, sebanyak 41 peserta merupakan anggota baru yang sama sekali belum pernah belajar Abid. Mereka memulai latihan dari dasar, sementara sisanya merupakan pemain yang sudah berpengalaman dan kerap tampil dalam berbagai pertunjukan.
Selain mempelajari permainan Abid, para peserta juga dilatih memainkan gerakan toyak berpasangan sebagai bagian dari rangkaian atraksi.
BACA JUGA: Aksi Little Eco Heroes Warnai Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Salatiga, Edukasi Anak Memilah Sampah
Menjelang hari pementasan, para pemain senior akan bergabung untuk berlatih berbagai atraksi api, seperti lompat tali api, lompat harimau, hingga skipping menggunakan velg.
"Pada tanggal 24 nanti akan ada latihan atraksi seperti lompat harimau, skipping menggunakan velg, dan pemain senior juga mulai memantapkan latihan lompat tali api," jelasnya.
Kesenian Abid di Desa Grenggeng telah diwariskan secara turun-temurun selama puluhan tahun. Hingga kini, tradisi tersebut masih terus dilestarikan dan rutin ditampilkan pada berbagai kegiatan desa, terutama saat Hari Jadi Desa serta peringatan malam Suro.
Salah seorang peserta baru, Saila Yumna, siswi kelas 4 SD, mengaku baru pertama kali mengikuti latihan Abid. Ia merasa senang dapat bergabung dan mulai menguasai berbagai gerakan dasar selama latihan.
"Saya senang ikut latihan Abid. Ini pertama kali saya ikut dan ingin segera tampil di depan masyarakat," ungkap Saila.
Para peserta kini terus berlatih dengan semangat agar dapat memberikan penampilan terbaik pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus Hari Jadi ke-102 Desa Grenggeng yang rencananya akan digelar pada 28 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




