BP Tapera Bikin Rekor di Batang, Akad Massal 62.710 KPR FLPP Rp880 miliar

BP Tapera Bikin Rekor di Batang, Akad Massal 62.710 KPR FLPP Rp880 miliar

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat mengunjungi perumahan Delta Asri City Side di Kabupaten Batang-ist-

BATANG, diswayjateng.id – Kabupaten BATANG kembali mencatat sejarah nasional. Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kegiatan berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kamis 30 Juli 2026.

Jumlah tersebut menjadi yang terbesar sepanjang pelaksanaan akad massal rumah subsidi. Sebanyak 200 debitur hadir langsung di lokasi. 

Sisanya mengikuti prosesi secara daring dari berbagai daerah Indonesia. 

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan kegiatan berlangsung serentak di sedikitnya 130 titik. Pelaksanaan tersebar pada 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi. 

BACA JUGA: Menteri Pertanian Amran Tinjau Nurseri Kelapa Batang, Cek Bibit Unggul Gratis untuk Rakyat

BACA JUGA: Dari Desa Tombo, IPeKB Batang Jangkau 17 Keluarga Berisiko Stunting

"Kinerja FLPP ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergi kolaborasi dengan ekosistem perumahan," ujar Heru. 

Presiden lebih dahulu mengunjungi dua penghuni rumah subsidi di kawasan tersebut. Keduanya adalah Kudung Slamet yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Satu lagi Rahma Yuliani yang berprofesi sebagai satpam. 

Selanjutnya, Presiden menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada sepuluh debitur. Mereka berasal dari beragam profesi. 

Mulai pengemudi ojek online, guru, perawat, anggota TNI dan Polri, pemuka agama, hingga penjual jamu. 

BACA JUGA: HNSI Batang Menanti Kapal Keruk Baru untuk Atasi Sedimen Sungai Sambong

BACA JUGA: DPRD Batang Kawal Kapal Keruk Baru untuk Atasi Muara Sambong

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyapa peserta akad secara daring. Dialog dilakukan bersama ribuan penerima manfaat dari berbagai daerah. 

Momentum tersebut menunjukkan pelaksanaan akad massal berlangsung serentak dalam skala nasional. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait