Strategi Baru Kota Tegal Bebas TBC: Targetkan 7.700 Warga Lewat Cek Kesehatan Gratis

Strategi Baru Kota Tegal Bebas TBC: Targetkan 7.700 Warga Lewat Cek Kesehatan Gratis

LAUCHING - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara resmi melaunching program Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Premiere Hotel Tegal.-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-

TEGAL, diswayjateng.id - Pemerintah Kota Tegal resmi meluncurkan program penelusuran kasus Tuberkulosis yang dipadukan langsung dengan pemeriksaan kesehatan umum. Langkah inovatif ini diambil guna mempercepat deteksi dini sekaligus memutus rantai penularan penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

Peluncuran program Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Agenda penting tersebut berlangsung di Premiere Hotel Tegal pada Senin, 27 Juli 2026.

Melalui gerakan terpadu ini, Pemkot Tegal membidik sasaran sebanyak 7.700 warga yang tersebar di 77 lokasi kegiatan (lokus). Program pemeriksaan maraton tersebut dijadwalkan berjalan selama lima bulan, mulai Juli hingga November 2026.

Mengukuhkan 27 Kelurahan Siaga TBC

Tak hanya meluncurkan program tracing, Wali Kota Dedy Yon juga mengukuhkan 27 Kelurahan Siaga TBC yang mencakup seluruh wilayah Kota Tegal. Langkah ini menjadi cerminan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkokoh benteng pencegahan TBC berbasis komunitas.

BACA JUGA:Pengobatan 743 Pasien TB di Salatiga, Wamenkes Beri Sertifikan Sembuh 9 Penyitas TBC

BACA JUGA:Bupati Ischaq Tegaskan Komitmen Kabupaten Tegal Berantas TBC

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah. Tampak hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tegal Mohamad Afin, jajaran Kepala OPD, camat, serta lurah dari seluruh penjuru Kota Tegal.

Selain jajaran birokrasi, perwakilan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, dan para kader kesehatan turut memadati lokasi acara. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong efektivitas penanganan TBC hingga ke tingkat RT dan RW.

Pendekatan Komprehensif: Pelacakan Kontak dan Skrining Gratis

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M. Zaenal Abidin, menerangkan bahwa langkah ini merupakan bentuk akselerasi atas instruksi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Fokus utamanya adalah mempercepat penemuan kasus-kasus baru di lapangan.

Zaenal memaparkan, metode baru ini mengombinasikan investigasi kontak pasien TBC dengan layanan CKG. Anggota keluarga yang tinggal serumah maupun kerabat yang melakukan kontak erat tidak sekadar dilacak keberadaannya.

BACA JUGA:Ribuan Warga Pati Diserang Penyakit Mematikan, Bhabinkamtibmas Dikerahkan Jadi Relawan Deteksi TBC

BACA JUGA:451 Warga Batang Terjangkit TBC, Warungasem dan Bawang Jadi Wilayah Paling Rawan

Para warga yang teridentifikasi kontak erat akan langsung memperoleh skrining kesehatan yang komprehensif. Pendekatan terpadu ini diyakini jauh lebih efektif dibandingkan metode konvensional yang berjalan sendiri-sendiri.

Menyasar 77 Lokus dan Menghapus Stigma Sosial

Pemerintah Kota Tegal menetapkan 77 lokus pelaksanaan yang terdistribusi secara merata di seluruh kelurahan. Pada setiap titik lokasi, tim medis menargetkan sedikitnya 100 warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait