BPBD Kabupaten Semarang Petakan Rawan Kekeringan dan Ancaman Kebakaran
MENYIAPKAN : Pemkab Semarang telah menyiapkan 150 tangki atau 750 liter air bersih sebagai langkah antisipasi kekeringan. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
UNGARAN, diswayjateng.id - BPBD Kabupaten Semarang telah memetakan titik rawan kebakaran dan ancaman kebakaran di 19 Kacamatan di Kabupaten Semarang.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan Tribiantoro, S.STP., M.M., mengatakan untuk titik rawan kekeringan di wilayah kabupaten Semarang itu merata di seluruh 19 kecamatan di Kabupaten Semarang.
"Jadi memang untuk kekeringan mempunyai intensitas yang tinggi di Kabupaten Semarang. Sementara kekeringan tahun ini diprediksi kurang lebih sekitar 5 sampai 7 bulan," ujar Alexander, Jumat 17 Juli 2026.
Oleh karena, uhat Alex, pihaknya mengingatkan dan menyampaikan kepada warga masyarakat Kabupaten Semarang untuk senantiasa waspada termasuk ancaman kebakaran.
BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi, Talud Jebol Berimbas Teras Rumah Warga Ambrol di Ungaran Timur
BACA JUGA: Ngopi Bareng di Ungaran, Kabarharkam Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Baik itu (kebakaran) rumah maupun lahan, mengingat hal ini juga menjadi permasalahan yang harus di waspadai bersama.
"Jadi (wilayah rawan kebakaran) di Sumowono, kemudian di Batur, contoh ya. Kemudian ada di Kecamatan Kaliwungu, Banjar, Pringapus, Beringin dan Pabelan," sebutnya.
BACA JUGA: Persenjatai Diri dengan Sajam, Puluhan Pemuda Diduga Hendak Tawuran Tutup Batas Kota Ungaran
BACA JUGA: Tanah Longsor di Kalongan Ungaran Timur Meluas Hingga 200 Meter, Mengancam Permukiman Penduduk
Terkait kekeringan, diakui Alex hampir merata di 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang. Saat ini Pemkab Semarang telah menyiapkan pasokan air bagi daerah yang mulai mengalami penyusutan atau kekurangan air bersih. Tercatat, Pemkab Semarang telah menyiapkan 150 tangki atau 750 liter air bersih sebagai langkah antisipasi.
Sementara berdasarkan analisis BMKG puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan dimulai pada bulan Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



