HUT disway jateng

BPBD Kabupaten Pemalang Dropping Air Bersih di Daerah Rawan Kekeringan

BPBD Kabupaten Pemalang Dropping Air Bersih di Daerah Rawan Kekeringan

Agus Ikmaludin, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang--

PEMALANG, diswayjateng.id - Musim kemarau yang sudah melanda saat ini di Kabupaten PEMALANG langsung menggerakan instansi terkait untuk antisipasi perihal tersebut, ditengah kondisi itu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang didukung PMI dan PDAM Kabupaten Pemalang langsung turun tangan, puluhan air tangki di gelontorkan ke desa -desa yang terdampak demi mengurangi penderitaan ribuan warga yang setiap hari harus berjibaku dengan air.

BACA JUGA:6 Bulan Polres Pemalang Ungkap 16 Kasus 3

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin mengatakan pada saat ini masih terjadi kekeringan yang menurut perkiraan cuaca dari BMKG mulai dari Juli sampai dengan Oktober 2026 kedepan.

Selanjutnya Ia menjelaskan dengan adanya kondisi musim kemarau yang berdampak pada kekeringan jangka panjang ini, Alhamdulillah per 1 Juli 2026 sampai dengan nanti Oktober 2026.

"BPBD Kabupaten Pemalang akan terus memantau dan menyiapkan langkah- langkah antisiapai, kebijaksanaannya mulai 1 Juli sudah kita lakukan", ungkapnya. 

BPBD telah mealukan penanganan bencana kekeringan ini yang menurut perkiraan badan meteorologi tentang adanya musim kekeringan.

Hal ini sudah kita lakukan penanangan melalui kegiatan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di desa Gombong, di kecamatan belik dan Kecamatan Pulosari yaitu dengan melakukan kegiatan dropping Air kepada masyarakat yang membutuhkan. 

BACA JUGA:Penggabungan Dishub dan Disperkim Kabupaten Pemalang Masih Alami Kendala

Menurutnya, untuk kecamatan di belik dan Kecamatan Pulosari untuk lokasi tersebut setiap harinya ada 3 truk berisi Rp5. 000 liter, yang ngedroping truknya kurang lebih sekitar 4 rit.

Kegiatan ini didukung oleh PDAM dan PMI Kabupaten Pemalang yang melakukan droping berarti tersedia 60.000 liter perhari yang tersedia.

"Kami menghimbau kepada masyarakat yang terutama di daerah kekeringan untuk pandai menghemat pemakaian air, juga mengapresiasi kepada yang peduli  dan memberikan masukan untuk bisa membantu teman-teman kita, terutama yang ada di daerah pegunungan untuk bisa bersama-sama melakukan penghematan air  bagi masyarakat di daerah yang terdampak," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait