Imbas Program MBG di Tegal Libur: Harga Pangan Turun, Pedagang Menjerit?
MENIMBANG - Sri menimbang potongan daging ayam di lapaknya di salah satu lorong Pasar Pagi Kota Tegal. Menurutnya, sejak program MBG di Tegal libur, harga daging ayam potong anjlok.-K. Anam Syahmadani/Radar Tegal Grup-
TEGAL, diswayjateng.id - Libur sekolah membawa dampak signifikan pada perputaran ekonomi di Kota Tegal, Jawa Tengah. Sejak program MBG di Tegal libur selama masa libur pembelajaran, harga sejumlah bahan pangan utama di Pasar Pagi Kota Tegal dilaporkan mengalami penurunan yang cukup tajam akibat berkurangnya permintaan pasar.
Komoditas yang paling terdampak oleh rehatnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini adalah daging ayam dan telur ayam. Sebelumnya, kedua bahan pokok tersebut sempat melonjak tinggi karena tingginya serapan untuk kebutuhan program Pemerintah Pusat tersebut.
Dampak Nyata Saat Program MBG di Tegal Libur
Penurunan harga ini dirasakan langsung oleh para pedagang di pasar terbesar di Kota Bahari tersebut. Sri (53), salah satu pedagang daging ayam di Pasar Pagi, mengungkapkan bahwa lesunya permintaan membuat harga komoditasnya merosot drastis dibanding saat sekolah aktif.
“Sejak MBG libur, harga daging ayam turun,” kata Sri saat ditemui di lapaknya, Kamis pagi (9/7/2026).
BACA JUGA:Demo MBG di Tegal, 4.500 Massa Desak Presiden dan DPR Sahkan UU Makan Bergizi
BACA JUGA:Kejari Telusuri Kasus Penyelewengan MBG di Rembang: Jaringan Tersangka Dugaan Korupsi di BGN
Pedagang asal Kelurahan Margadana ini merinci perubahan harga yang terjadi:
- Harga saat program MBG berjalan: Menyentuh Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
- Harga saat ini: Berada di kisaran Rp33.000 hingga Rp34.000 per kilogram.
Melihat kondisi ini, Sri berharap pemerintah ke depan mengevaluasi skema pengadaan bahan pangan program tersebut.
"Kalau bisa belinya langsung ke pedagang pasar, jangan ke bos-bos," tutur perempuan yang sudah tiga dekade berdagang itu, berharap ada pemerataan ekonomi bagi pedagang kecil.
BACA JUGA:Harga Ayam Potong Merosot Tajam, Pedagang Sebut Imbas Program MBG Libur
BACA JUGA:Satgas MBG Sragen Dukung Penuh Kejari Plototi SPPG di Sragen
Pedagang Telur di Pasar Pagi Kota Tegal Harapkan Stabilitas Harga
Kondisi serupa juga dijumpai di lorong pasar lainnya. Jes (40), seorang pedagang telur ayam, mengonfirmasi bahwa harga telur ikut merosot dalam dua pekan terakhir sejak agenda MBG di Tegal libur.
Menurut Jes, saat program MBG berjalan, harga telur ayam sempat meroket mendekati Rp30.000 per kilogram. Namun, saat ini situasinya berbalik total.
“Sekarang Rp22.000 per kilogram,” ucap Jes sembari menata dagangannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





