Api Melalap Rumah Warga Yosorejo Siwalan, Polisi Duga Berasal dari Ledakan Kompor Gas
Kondisi rumah milik Ali, Warga Yosorejo, Kecamatan Siwalan Pekalongan usai terbakar -Polres Pekalongan -
PEKALONGAN, diswayjateng.id – Sebuah rumah milik warga di Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten PEKALONGAN terbakar pada Sabtu (20/6/2026) petang. Kebakaran yang diduga dipicu ledakan kompor gas itu menyebabkan kerugian material sekitar Rp30 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik Ali (56), warga Desa Yosorejo. Bangunan berukuran sekitar 7 x 15 meter tersebut mengalami kerusakan akibat kobaran api yang sempat membesar.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu penanganan kebakaran.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta membantu proses penanganan kebakaran bersama warga," kata AKP Turkhan.
BACA JUGA:Gudang Toko Pakaian di Doro Pekalongan Terbakar, Diduga Titik Api Berasal dari Genset
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api diduga berasal dari ledakan kompor gas yang berada di dalam rumah. Setelah ledakan, api dengan cepat membesar dan membakar sebagian bangunan.
Warga sekitar berupaya memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat kerja sama warga, polisi dan petugas damkar, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Kapolsek Sragi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga yang memanfaatkan gas elpiji.
BACA JUGA:7 Bulan Keliling Asia Bawa Misi Perdamaian, Pesepeda Wanita Iran Disambut Hangat di Pemalang
BACA JUGA:Krisis Air Bersih Meluas di Pemalang, 1.600 KK Desa Gombong Bertahan dengan Bantuan dan Air Tangki
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kompor dan regulator gas dalam keadaan baik serta tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp30 juta. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait peristiwa kebakaran tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





