Istri Eks Pangdam IV/Diponegoro Sebut Ada Persaingan di Kalangan Petingggi TNI

Istri Eks Pangdam IV/Diponegoro Sebut Ada Persaingan di Kalangan Petingggi TNI

Novita Permatasari, istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, saat menjadi saksi dalam persidangan di pengadilan Tipikor Semarang Senin (15/6)-Umar Dani -

SEMARANG, diswayjateng.id – Persidangan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang memunculkan pernyataan yang menyita perhatian. 

Salah satu saksi, Novita Permatasari, istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, menyebut suaminya terseret perkara karena adanya persaingan di kalangan petinggi TNI.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Rightmen dengan Jaksa Penuntut Umum Ida itu juga menghadirkan saksi Arief Kusmawanto, Endang Kusumawati, dan Weni S., yang merupakan anggota keluarga Letjen Widi Prasetijono.

BACA JUGA:Ancam Kerahkan Jemaah Kawal Sidang TPPU, Gus Yazid Nyatakan Siap Dihukum Mati

Dalam persidangan, kuasa hukum Gus Yazid, Zainal Petir, menanyakan kepada Novita mengenai dugaan adanya "perang bintang" di internal petinggi TNI.

"Apakah benar ini perang bintang di internal petinggi TNI?" tanya Zainal Petir dalam persidangan, Senin (15/6/2026).

Menjawab pertanyaan tersebut, Novita menyatakan bahwa menurut pandangannya, perkara yang menjerat suaminya berkaitan dengan persaingan antarpetinggi TNI dalam memperebutkan jabatan.

"Iya benar, menurut saya begitu," jawab Novita.

BACA JUGA:Sidang TPPU Gus Yazid Memanas, Nama Ketua DPRD Cilacap hingga Pangdam Muncul dalam Catatan Aliran Dana

Petir kemudian kembali menegaskan apakah persaingan tersebut berkaitan dengan perebutan posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Novita kembali menjawab, "Iya betul."

Menurut Novita, terdapat tiga nama jenderal yang terlibat dalam persaingan tersebut, yakni Letjen TNI Widi Prasetijono, Jenderal TNI Tandyo Budi yang kini menjabat Wakil Panglima TNI, serta Letjen TNI Deddy Suryadi yang saat ini menjabat Pangdam Jaya.

"Letjen Widi, Jenderal Tandyo Budi, dan Letjen Deddy. Suami saya dulu ajudan Pak Jokowi, kalau Deddy ajudan istri Jokowi," ujarnya di hadapan majelis hakim.

BACA JUGA:Sidang Perdana TPPU Gus Yazid di Tipikor Semarang, Jaksa Sebut Terdakwa Terima Rp 20 Miliar

Sementara itu, Gus Yazid mengaku telah lama mengetahui adanya persaingan di kalangan petinggi TNI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait