Hadiri GAE ke-VIII, Ketua DPRD Grobogan Dukung Penuh Smart Farming
Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani (kedua dari kiri) memukul kentongan kayu. (Dok Protkompim Setda Grobogan)--
GROBOGAN, diswayjateng.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan, Lusia Indah Artani, menghadiri pembukaan acara Grobogan Agro Expo (GAE) VIII 2026 di Saung Tani Dinas Pertanian (Dispertan) setempat, pada Rabu (3 Juni 2026).
Lusi menegaskan, lembaga legislatif terus berkomitmen penuh mendukung program-program inovasi eksekutif. Khususnya, program yang berkaitan dengan implementasi smart farming untuk merespon tantangan iklim dan krisis pangan global.
"Sektor pertanian adalah urat nadi perekonomian masyarakat Grobogan. Melalui momentum agro expo ini, kami berharap para petani lokal dapat mulai bergeser ke arah digitalisasi pertanian untuk mendongkrak produktivitas dan menjaga status Grobogan sebagai salah satu lumbung pangan nasional," ujarnya di sela-sela meninjau stan pameran.
Lusi menyampaikan, melalui kegiatan GAE VIII ini, DPRD Grobogan berharap adanya sinergi lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, kabupaten ataupun kota, dinas terkait, hingga pelaku usaha agrobisnis, terus diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Agenda rutin yang digelar dua tahun sekali ini akan berlangsung hingga Minggu (7 Mei 2026). Berbagai alat dan mesin pertanian (Alsintan) berbasis teknologi modern atau smart farming dipamerkan dalam kegiatan GAE VIII Tahun 2026 tersebut.
Diantaranya seperti Green House untuk budidaya selada dan melon Levender. Lalu teknologi panel surya, yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik untuk menyiram tanaman, pompa air, dan sebagainya.
Selain itu, ada juga teknologi mulai dari pra panen sampai pasca panen, meliputi Rice Transplanter (mesin penanaman padi), traktor roda dua model terbaru, drone buat penyiraman dan pemupukan, Combine Harvester (mesin pemanen padi), dan lainnya.
GAE VIII menjadi langkah strategis mempercepat modernisasi pertanian dan pemberdayaan petani. Targetnya dikunjungi hingga 60 ribu pengunjung, mulai dari petani, pelajar, akademisi, para pelaku agribisnis, hingga masyarakat umum.
Pembukaan GAE VIII yang mengusung tema "Mendukung Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming” secara resmi dibuka oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan itu, Lusia turut mendampingi Bupati Setyo Hadi untuk melakukan peninjauan ke berbagai stan pameran hingga demplot.
Ada 47 stan untuk pameran teknologi pertanian dan 23 demplot pertanian yang memperkenalkan varietas unggul seperti tanaman hortikultura dan perkebunan, pangan, maupun teknologi budidaya modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
