Gercep, Pemkab Batang Kumpulkan Takmir hingga Cek Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

Gercep, Pemkab Batang Kumpulkan Takmir hingga Cek Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, M Arief Edyanto,-Disway Jateng/ Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com – Suasana Iduladha mulai terasa di Kabupaten BATANG. Pemerintah Kabupaten BATANG bergerak lebih awal memperketat pengawasan hewan kurban.

Tujuannya memastikan masyarakat mendapatkan daging yang benar-benar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang sudah turun langsung menyisir lapak pedagang hingga menyiapkan pengawasan di lokasi penyembelihan hewan kurban di masjid dan mushola.

BACA JUGA: Siap-siap, Sekolah Rakyat Gratis Batang akan Dibangun di Desa Clapar Subah

BACA JUGA: TPA Overload, Program MBG di Batang Tambah Timbunan Sampah hingga 7 Ton per Hari

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, M Arief Edyanto, mengatakan pengawasan dilakukan menyeluruh mulai dari peternak, pedagang, hingga proses penyembelihan.

“Setiap tahun kami mengawal kegiatan persiapan maupun pelaksanaan kurban agar ternak yang dipotong memenuhi kriteria ASUH, mulai dari tingkat peternak sampai lokasi pemotongan di masjid dan mushola,” kata Arief, Senin 11 Mei 2026.

Menurutnya, hewan kurban yang beredar di masyarakat wajib memenuhi syarat syariat Islam sekaligus standar kesehatan.

Hewan tidak boleh cacat, tidak pincang, tidak buta, tidak kurus ekstrem, serta tidak mengalami kerusakan pada bagian tubuh seperti ekor maupun kaki.

BACA JUGA: Dinkes Batang Ungkap Risiko Kontaminasi Dapur SPPG Pecalungan dari Kandang Ternak

BACA JUGA: Investasi Korea Selatan Rp429 Miliar Masuk Batang, KEK Industropolis Siapkan 6.000 Lapangan Kerja

Kondisi fisik hewan menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas daging yang nantinya dikonsumsi masyarakat.

Tak hanya itu, Pemkab Batang juga mengimbau warga lebih mengutamakan hewan jantan untuk kurban.

“Kami mengimbau masyarakat mengutamakan ternak jantan untuk kurban. Walaupun mungkin ada pertimbangan harga atau ketersediaan, tapi itu lebih dianjurkan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait