Sebab Puntung Rokok, Ruko di Grobogan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta
Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Ruko Kelontong yang ludes terbakar di Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan ludes terbakar, Kamis (30/4/2026). (Dok Polsek Grobogan)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Sebab puntung rokok yang menyala, rumah sekaligus toko (ruko) kelontong di Kelurahan GROBOGAN, Kecamatan GROBOGAN, Kabupaten GROBOGAN ludes terbakar, Kamis (30/4/2026) dini hari.
Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (1 Mei 2026), Kapolsek Grobogan, AKP Sunarto mengatakan, ruko dua lantai tersebut milik Agus Suhadi (43). Kejadiannya bermula sekitar pukul 01.00 WIB saat anak korban sedang bersantai di lantai satu sambil main ponsel dan merokok.
”Saat itu, korban memanggil anaknya supaya naik ke lantai dua, karena ada kendala pada koneksi WiFi. Karena terburu-buru, sang anak meletakkan ponsel serta puntung rokoknya yang masih nyala di bawah mobil pikap,” bebernya.
AKP Sunarto menuturkan, di sekitar mobil pikap itu terdapat banyak tumpukan barang dagangan yang mudah terbakar seperti buku tulis, korek api gas, lem, dan sebagainya. Tak lama seusai anak korban naik ke lantai dua, api mulai berkobar dari bawah mobil pikap sehingga membuat korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
"Warga pun bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya, sebelum akhirnya tiga unit mobil damkar tiba di lokasi untuk menjinakkan api," ujarnya.
AKP Sunarto menyebut, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Unit Reskrim Polsek Grobogan bersama Tim Inafis Polres Grobogan, ditemukan satu unit mobil pikap dan dua unit sepeda motor dalam kondisi hangus terbakar. Termasuk seluruh isi ruko tersebut.
”Untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 500 juta,” imbuhnya.
AKP Sunarto menambahkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa kendaraan yang terbakar serta ponsel. Ia mengimbau kepada warga supaya selalu waspada, yakni memastikan puntung rokok atau kompor, sudah dalam keadaan padam sebelum ditinggalkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


