Kapal Nelayan Jepara Jadi Kelinci Percobaan Energi Petasol Temuan BRIN
Bahan bakar Petasol diujicobakan kepada perahu nelayan di Jepara. --
JEPARA, diswayjateng.com- Inovasi bahan bakar alternatif Petasol menjadi jawaban mengatasi krisis energi dan persoalan sampah plastik di Kabupaten Jepara. Kehadiran Petasol ini diciptakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN.
Uji coba bahan bakar alternatif Petasol ini, dilakukan di kampung nelayan Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo Jepara.
'Petasol merupakan bahan bakar yang diproduksi dari limbah plastik yang sudah tidak dapat didaur ulang atau memiliki nilai rendah (low value), ujar Kepala BRIN, Arif Satria.
Arif menyebut bahwa produk Petasol sebagai respons berbagai tantangan global, khususnya ancaman krisis energi dan meningkatnya volume sampah plastik.
Menurut Arif, Petasol adalah terobosan BRIN merespons situasi terkini, terutama ancaman krisis energi di Indonesia, khususnya di Jepara.
"Kami memanfaatkan limbah plastik yang sudah tidak bisa didaur ulang menjadi bahan bakar yang bermanfaat,” ucap Arif. 
Kepala BRIN berharap Kabupaten Jepara jadi laboratorium hidup inovasi energi. --
Ia menambahkan, Petasol dapat digunakan untuk bahan bakar perahu nelayan serta alat-alat pertanian. Selain lebih hemat dan terjangkau, Petasol juga memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan.
“Yang terpenting, ini bukan hanya soal energi murah, tetapi juga menyelesaikan masalah sampah,” imbuhnya.
Arif juga mengungkapkan, produksi Petasol menggunakan teknologi Fast Pyrolysis 5.0 (Faspol 5.0). Teknologi tersebut telah diterapkan di 84 kabupaten dan kota di Indonesia.
Untuk menghasilkan satu liter bahan bakar Petasol, imbuh Arif, dibutuhkan sekitar satu kilogram limbah plastik.
"Produk ini juga telah memenuhi standar dari Lemigas dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp10 ribu per liter, " tambahnya.
BRIN melihat potensi besar Kabupaten Jepara untuk menjadi pusat pengembangan inovasi.
“Ke depan, Jepara sangat potensial dijadikan living lab atau laboratorium hidup bagi BRIN untuk mendiseminasikan berbagai inovasi yang kami miliki,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyambut baik uji coba Petasol tersebut. Ia menilai inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya nelayan dan petani di wilayah pesisir dan pedesaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: