Jepang dan Jerman Kepincut Kualitas Skill Lulusan SMK Swasta di Kudus

Jepang dan Jerman Kepincut Kualitas Skill Lulusan SMK Swasta di Kudus

Ratusan siswa SMK Muhammadiyah Kudus ikuti prosesi pelepasan kelulusan mereka. --

KUDUS, diswayjateng.com- Negara Jepang dan Jerman kepincut dengan skill atau kecakapan kerja yang dimiliki para siswa di Kabupaten Kudus. Ke dua negara ini melirik lulusan sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Kretek, sebutan lain Kabupaten Kudus

Karena kecakapan bekerja mumpuni, banyak lulusan SMK Muhammadiyah Kudus yang terserap sesuai permintaan pasar tenaga kerja luar negeri. 

Pihak SMK setempat massif menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga penyalur tenaga kerja bonafide, yang membuka peluang kerja bagi para alumni hingga ke luar negeri, seperti Jepang dan Jerman.

Komitmen tersebut terlihat dalam acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Kudus tahun ajaran 2025/2026. 
Banyak lulusan SMK Muhammadiyah Kudus terserap sesuai permintaan pasar tenaga kerja luar negeri-- 

Agenda ini digelar di Crystal Building Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sabtu (25/4/2026). Sebanyak 314 siswa SMK setempat, dilepas setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.

"Mayoritas lulusan SMK Muhammadiyah Kudus langsung terserap ke dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan, " ujar Kepala SMK Muhammadiyah Kudus, Purwanta Agung. 

.Dari jumlah ratusan siswa tersebut, kata Purwanta, sekitar 95 persen lulusan memilih langsung bekerja. Sedangkan lima persen lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Sebagian lulusan, bahkan telah dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri melalui berbagai program kerja sama internasional yang dijalin sekolah, " ungkap Purwanta. 

Purwanta menyebut, 95 persen lulusan SMK Muhammadiyah bekerja melalui program magang ke Jepang. Sebelum keberangkatan, siswa kelas XII dan alumni SMK Muhammadiyah Kudus yang lolos program itu, mendapatkan pembinaan khusus.

"Pembinaan dilakukan Dr. Marlock melalui lembaga Arka Learn sebagai penguatan karakter, kesiapan mental, dan nilai spiritual sebelum bekerja di Negeri Sakura, " terang Purwanta. 

Selain Jepang, imbuh Purwanta, peluang internasional juga terbuka melalui program Double Track. Yakni kuliah dan kerja ke Jerman yang disosialisasikan bersama Matahari Global Edu dan Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah.

 "Program ini memberi kesempatan bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus bekerja di Jerman, " tukasnya. 

Purwanta Agung berharap para lulusan terus mengembangkan kemampuannya, agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

"Sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di sekolah," pungkas Purwanta. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: