Kecelakaan Maut Tugu Wisnu Solo, Sopir Truk dan Kernet Diperiksa Intensif
Satlantas Polresta Solo kini memeriksa sopir truk berinisial VR (23) beserta kernetnya untuk mengungkap penyebab kecelakaan di Tugu Wisnu Solo-Istimewa-
SOLO, diswayjateng.com -- Penanganan kasus kecelakaan maut di kawasan Tugu Wisnu Solo terus bergulir. Satlantas Polresta Solo kini memeriksa sopir truk berinisial VR (23) asal Surabaya beserta kernetnya untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang merenggut dua nyawa tersebut.
Kasubnit I Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Setyo Wargono, mengatakan keduanya telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Sopir dan kernet sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pendalaman terkait kronologi dan penyebab kecelakaan,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.
Insiden tragis itu melibatkan truk bermuatan toples plastik dengan sepeda motor Yamaha Fazzio. Dua korban meninggal dunia diketahui berinisial LN (20) dan A (20), mahasiswi asal Makassar yang tengah menjalani magang di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. Moewardi Solo usai kejadian. Namun nyawa mereka tidak tertolong.
Jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halaman di Sulawesi Selatan melalui jalur udara pada Rabu pagi.
Polisi juga telah mengamankan dua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, yakni truk dan sepeda motor korban.
Sementara itu, dari hasil penyelidikan awal, kedua kendaraan diketahui melaju searah dari utara ke selatan.
Sepeda motor berada di depan, sedangkan truk berada di belakang sebelum terjadi benturan keras di dekat lampu lalu lintas.
Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Yuli Nurus Yani, menyebut pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
“Keterangan sementara, posisi motor di depan dan truk di belakang. Kami dalami apakah ada faktor kelalaian atau penyebab lain hingga terjadi kecelakaan fatal,” jelasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan serius terkait keselamatan berkendara di titik-titik padat lalu lintas. Polisi mengimbau pengemudi untuk menjaga jarak aman serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di persimpangan sibuk seperti kawasan Manahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: