Hari Jadi ke-446, Tegal Tangguh Pantang Ngangluh

Hari Jadi ke-446, Tegal Tangguh Pantang Ngangluh

POTONG TUMPENG - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono beserta istri Gadis Sephi Febriana, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, Jajaran Forkopimda Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal beserta istri, Wali Kota Tegal Periode 2009 – 2014 Ikmal J--

TEGAL, diswayjateng.com - Pemerintah Kota Tegal menggelar Hari Jadi ke-446 Kota Tegal, dengan tema yaitu “Tegal Tangguh Pantang Ngangluh”. Tangguh diartikan bahwa karakter warga Kota Tegal mempunyai semangat yang kuat dan pantang menyerah. 

Sedangkan pantang ngangluh diartikan ketika melakukan kegiatan apapun halangannya, rintanganya, pusingnya dan capeknya ini tidak ngangluh atau mengeluh. 

Berbagai kegiatan digelar diantaranya sidang istimewa paripurna DPRD Kota Tegal, Tasyakuran, upacara, ziarah, pagelaran wayang, kilai raya MNC dan lainya.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya persoalan penanda usia namun sebuah momentum untuk menengok kebelakang dan juga merefleksikan perjalanaan yang sangat panjang sekaligus menatap kedepan dengan semangat baru setelah melalui berbagai dinamika tantangan dan perubahan zaman.

“Namun satu hal yang tetap terjaga adalah semangat warganya, semangat untuk terus bertahan, bangkit dan berkembang,” ujarnya.

Lanjut Dedy Yon, Tema peringatan Hari Jadi Kota Tegal tahun ini yaitu “ Tegal Tangguh Pantang Ngangluh”. Menurutnya Tangguh diartikan bahwa karakter warga Kota Tegal mempunyai semangat yang kuat dan pantang menyerah. 

Sedangkan pantang ngangluh diartikan ketika melakukan kegiatan apapun halangannya, rintanganya, pusingnya dan capeknya ini tidak ngangluh atau mengeluh.

“Jadi sesuatu hal apabila dilakukan dengan hati yang ikhlas, tulus tanpa mengeluh ini tentunya lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu dalam hikmah tasyakuran yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Kasiman Mahmud Desky, Ia menyampaikan bahwa usia Kota Tegal yang sudah ke-446 tahun ini patut disyukuri. Makna syukur intinya memuji segala nikmat yang kita peroleh dan senang dengan nikmat itu serta mempergunakan nikmat itu untuk ketaatan kepada Allah.

“Semua yang kita terima termasuk apa yang diterima oleh Pemerintah Kota Tegal ini patut kita syukuri, termasuk didalamnya apa yang diberikan kepada teman-teman kita dibidang keagamaan ini kemudian bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tegal,” pungkasnya.

Acara Tasyakuran Hari Jadi ke-446 Kota Tegal ditutup dengan doa dan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Tegal bersama dengan Wali Kota Tegal Periode 2009 – 2014, Wakil Wali Kota Tegal dan didampingi Jajaran Forkopimda serta Sekretaris Daerah Kota Tegal.

Setelah tasyakuran dilanjutkan dengan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-446 Kota Tegal di Jalan Pancasila Minggu (12/4), Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyerahkan dokumen kependudukan  kepada bayi yang lahir tepat di tanggal 12 April 2026, sesuai dengan hari jadi Kota Tegal, di Rumah Sakit Islam dan Anak  (RSIA) Harapan Anda Kota Tegal.

Dedy menyerahkan dokumen kependudukan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Dedy Yon, beserta Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono bersama Istri didampingi Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal, Plt. Yudi Arianto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait