Tradisi Syawalan Pekalongan, Lopis Raksasa 2 Ton Dipotong Jadi Perekat

Tradisi Syawalan Pekalongan, Lopis Raksasa 2 Ton Dipotong Jadi Perekat

Walikota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid memotong lopis raksasa, Sabtu 28 Maret 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono -

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Tradisi Syawalan di Kota PEKALONGAN kembali berlangsung meriah.

Ribuan warga memadati kawasan Krapyak untuk menyaksikan pemotongan Lopis Raksasa.

Perayaan ini menjadi puncak tradisi Syawalan yang telah berlangsung turun-temurun.

Lopis yang dihadirkan bukan sekadar makanan.

BACA JUGA: Festival Balon Pekalongan, Dishub Terapkan Sistem Satu Arah dan Siapkan Kantong Parkir

BACA JUGA: Lonjakan Arus Balik, 8.589 Penumpang Padati Stasiun Pekalongan pada H+1 Lebaran

Penganan berbahan dasar ketan ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Status tersebut memperkuat nilai historis dan budaya yang melekat.

Pada tahun ini, ukuran lopis kembali mencuri perhatian.

Beratnya mencapai 2.083 kilogram. Diameter lopis mencapai 262 sentimeter. Tingginya mencapai 239 sentimeter.

BACA JUGA: Dari Tayo hingga Dragon Ball, Serunya Penyisihan Festival Balon Udara Pekalongan

BACA JUGA: Kesaksian Ledakan Petasan Pekalongan, Warga: Seperti Bom

Ukuran tersebut menjadikannya salah satu lopis terbesar yang pernah dibuat.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menjelaskan proses pembuatannya tidak sederhana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait