Viral Sampah Tumpah di Jalan Sultan Agung, DLH Semarang Minta Maaf dan Bersihkan Kurang dari 1 Jam
DLH Kota Semarang merespons cepat tumpahan sampah yang viral di Jalan Sultan Agung. Dalam waktu kurang dari satu jam, area berhasil dibersihkan.-dok. Pemkot Semarang-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Tumpahan sampah yang berceceran di kawasan Jalan Sultan Agung, dekat pertigaan pos polisi di Semarang, telah ditangani secara cepat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat setelah laporan masyarakat beredar luas di media sosial pada Selasa 24 Maret 2026.
Penanganan segera dilakukan setelah informasi diterima, dengan tim kebersihan dikerahkan ke lokasi guna memastikan kondisi jalan kembali bersih serta arus lalu lintas tidak terganggu. Upaya pembersihan disebutkan telah diselesaikan dalam waktu singkat.
Langkah awal penanganan dilakukan dengan menyapu sampah ke tepi jalan oleh petugas yang telah diterjunkan. Setelah armada pendukung tiba, sampah kemudian diangkut kembali ke truk untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Kondisi jalan dilaporkan telah kembali bersih dan rapi sekitar pukul 13.00 WIB. Proses pembersihan tersebut dinilai berjalan efektif karena koordinasi lapangan yang cepat dan terorganisir.
Berdasarkan hasil penelusuran melalui rekaman CCTV, insiden tersebut diketahui melibatkan armada truk pengangkut sampah milik DLH yang sedang bertugas dari TPS Pasar Jangli menuju TPA.
Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan dengan kecepatan mendekati 60 km/jam, melampaui batas yang telah ditetapkan yakni 40 km/jam. Kondisi ini diduga dipicu oleh tekanan jadwal pengangkutan di beberapa titik lain dengan volume sampah tinggi.
“Kami bergerak cepat segera setelah mendapat laporan. Penanganan di lapangan dilakukan secara sigap oleh personel kami, dan proses pembersihan tidak sampai satu jam lokasi sudah kembali bersih,” ujar Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani.
Sebagai bentuk tanggung jawab, permohonan maaf telah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat atas kejadian yang dinilai mengganggu kenyamanan tersebut.
Pengemudi truk yang terlibat telah dipanggil untuk dimintai keterangan, dan sanksi berupa teguran lisan serta tertulis telah diberikan. Langkah tegas disebut akan kembali diterapkan apabila pelanggaran serupa terulang, termasuk kemungkinan sanksi yang lebih berat.
Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan sampah sedang dilakukan. Upaya ini ditujukan agar seluruh petugas dapat kembali mematuhi aturan keselamatan serta menjaga kualitas pelayanan kebersihan kota.
Perbaikan sistem kerja dan peningkatan disiplin petugas disebut menjadi fokus utama ke depan. Penguatan pengawasan terhadap armada pengangkut juga direncanakan untuk mencegah kejadian serupa.
Dengan langkah tersebut, pelayanan kebersihan diharapkan dapat semakin optimal serta mampu menjaga kenyamanan masyarakat di ruang publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






