Arus Kendaraan ke Semarang Melonjak Tajam di Kalikangkung, Jasa Marga Siagakan Petugas

Arus Kendaraan ke Semarang Melonjak Tajam di Kalikangkung, Jasa Marga Siagakan Petugas

Volume lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung ruas Tol Batang–Semarang meningkat signifikan. Sebanyak 88.964 kendaraan tercatat menuju Semarang dalam periode 11–14 Maret 2026 atau naik 30,62 persen dibanding kondisi normal.-Dok. J-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.com – Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada ruas Jalan Tol Batang–Semarang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Data pengelola tol menunjukkan jumlah kendaraan yang melintas menuju Kota Semarang dari arah barat meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan volume kendaraan tersebut tercatat pada periode H-10 hingga H-7, yakni pada 11–14 Maret 2026. Selama periode itu, total kendaraan yang masuk ke Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 88.964 unit. Angka ini lebih tinggi 30,62 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 68.111 kendaraan.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas kendaraan yang melintasi jalur tol tersebut, khususnya pada akses utama menuju Kota Semarang.

“Pada periode H-10 sampai H-7 atau 11 hingga 14 Maret, kendaraan menuju Semarang dari arah barat melalui GT Kalikangkung tercatat sebanyak 88.964 kendaraan. Jumlah ini meningkat sekitar 30,62 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 68.111 kendaraan,” ujar Nasrullah di Semarang, Minggu 15 Maret 2026.

Selain arus kendaraan menuju Semarang, volume kendaraan yang keluar dari Kota Semarang menuju arah barat juga mengalami peningkatan, meskipun tidak sebesar arus masuk. Dalam periode yang sama, tercatat sebanyak 61.536 kendaraan meninggalkan Semarang melalui gerbang tol tersebut.

Jumlah tersebut naik sekitar 4,68 persen dibandingkan kondisi normal yang rata-rata berada di angka 58.787 kendaraan.

Menurut Nasrullah, peningkatan volume lalu lintas tersebut menegaskan peran strategis Gerbang Tol Kalikangkung sebagai salah satu titik penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Gerbang tol ini menjadi akses utama bagi kendaraan yang melintas di ruas Batang–Semarang dan menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, pengelola jalan tol melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif melalui pusat kendali operasi. Selain itu, sejumlah petugas operasional juga disiagakan di lapangan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.

“Perseroan terus melakukan monitoring kondisi lalu lintas secara intensif melalui pusat kendali operasi serta menyiagakan petugas di lapangan guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan,” kata Nasrullah.

Pengelola tol juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna melakukan pengaturan lalu lintas apabila diperlukan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya pada saat terjadi peningkatan volume lalu lintas.

“Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas apabila diperlukan, sehingga arus kendaraan dapat tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Di tengah peningkatan arus kendaraan tersebut, pengguna jalan tol diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta menjaga jarak aman antar kendaraan, mematuhi batas kecepatan yang berlaku, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: