Aktivitas Ormas di Semarang Meningkat Saat Ramadan, Pemkot Wanti-wanti Tawuran dan Balap Liar
Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menegaskan bahwa penanganan persoalan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, diswayjateng.id – Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, dinamika aktivitas masyarakat di Kota SEMARANG meningkat signifikan. Berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan (ormas) selama Ramadan hingga menjelang libur Lebaran semakin intens, sehingga pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan ketertiban, terutama pada malam hari.
Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memantau perkembangan situasi sosial yang muncul di tengah tingginya mobilitas warga. Aktivitas masyarakat yang berlangsung hingga dini hari, termasuk menjelang sahur, dinilai berpotensi memunculkan sejumlah gangguan keamanan.
Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramushinto, mengatakan pihaknya secara berkala menerima laporan situasi dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan tim pemantau kewilayahan. Laporan tersebut mencakup berbagai kejadian yang berkaitan dengan ketertiban umum.
“Setiap saat kami menerima laporan dari FKDM dan tim WASDI. Memang ada sebagian laporan yang terkategori kriminal, seperti tawuran, kreak, dan balap liar,” ujar Bambang, Sabtu 14 Maret 2026.
Menurutnya, beberapa laporan juga mencatat adanya gesekan antar kelompok masyarakat di sejumlah titik. Namun, hingga saat ini konflik yang terjadi masih berskala kecil dan tidak membawa identitas organisasi kemasyarakatan tertentu.
“Gesekan yang terjadi sebenarnya hanya antar kelompok masyarakat saja, tidak membawa identitas atau bendera ormas,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah kota menilai keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial selama Ramadan. Sejumlah ormas justru aktif menggelar kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: