Waduk Gunung Rowo Makan Korban, Warga Pati Tewas Tenggelam

Waduk Gunung Rowo Makan Korban, Warga Pati Tewas Tenggelam

Proses evaluasi korban tenggelam hingga tewas di Waduk Gunung Rowo. --

PATI, diswayjateng.com - Seorang warga Desa Guwo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati diduga depresi, nekat berdiri di tepi waduk Gunung Rowo Pati hingga akhirnya tewas tenggelam.

Kematian Nanda Aji Pratama (26) itu, usai ia terpeleset dan tenggelam di waduk yang berlokasi di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong Pati. 

Korban ditemukan meninggal dunia, setelah sebelumnya tercebur ke dalam waduk saat hujan turun di lokasi kejadian. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 18.30 WIB. 

Mendapat informasi tersebut, polisi menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Selain itu, membantu proses pencarian bersama warga dan tim terkait.

Dari keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 17.30 WIB saat korban terlihat berdiri di tepi Waduk Gunung Rowo. 

Saat itu kondisi cuaca sedang hujan lebat. Beberapa warga yang berada di lokasi telah mengingatkan korban, agar tidak terlalu dekat dengan bibir waduk.

Meski sudah diperingatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi, namun korban tetap berada di tepi waduk. Tidak lama kemudian, korban terpeleset dan tercebur ke dalam waduk. 


Aparat polisi dan tim nakes memeriksa kondisi jenazah korban. --

Dua saksi yang berada di lokasi sempat berupaya menolong korban. Mereka mengulurkan bambu ke arah korban agar dapat berpegangan dan naik ke tepi waduk. 

Namun upaya tersebut tidak berhasil, karena korban sudah terlanjur tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan air.

Setelah kejadian tersebut,.warga segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Sitiluhur dan diteruskan ke Polsek Gembong dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati untuk melakukan pencarian.

Aparat bersama warga dan BPBD melakukan penyisiran di area waduk, hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. 

Kapolresta pati melalui Kapolsek Gembong AKP Lilik Supardi mengatakan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu. 

Pihak kepolisian juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi. Serta membuat administrasi penanganan kejadian sesuai prosedur yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait