Antisipasi Lonjakan Volume Sampah Lebaran, Ini Dia Langkah Pemkab Tegal

Antisipasi Lonjakan Volume Sampah Lebaran, Ini Dia Langkah Pemkab Tegal

PREDISKI - Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Berbahaya Beracun mengantisipasi lponjakan volume sampah lebaran.--

SLAWI, diswayjateng.com - Pemkab Tegal melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bakal melakukan antisipasi dini terhadap lonjakan sampah Lebaran yang meningkat dua kali lipat. Berkaca di tahun sebelumnya, lonjakan terutama di lokasi krusial seperti Pasar Adiwerna, Balapulang, Pepedan, dan Balamoa.

Penanganan dilakukan dengan mempercepat pengangkutan (hingga 10 rit truk per hari), pembatasan akses buang sampah warga luar ke pasar, serta optimalisasi TPS3R dan TPA Penujah. 

Plt Kepala DLH Kabupaten Tegal, Mulyanto melalui Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Berbahaya Beracun, Dian Arryadi menyatakan pihaknya akan kosentrasi prioritas titik berkumpulnya massa di malam Lebaran.

"Fokus malam Lebaran kami akan sterilkan kawasan Alun Alun Hanggawana, Trasa, dan Rumdin dari tumpukan sampah, hal ini untuk antisipasi limbah sampah di saat Lebaran," ujarnya Kamis (5/3). 

Pihaknya juga menyatakan bahwa volume sampah rumah tangga diprediksi meningkat drastis dua kali lipat selama libur Lebaran yang didominasi sampah pasar dan perumahan.

"Kami akan kerahkan petugas untuk membersihkan tumpukan di TPS, seperti di Pasar Adiwerna, Balapulang, dan Pasar Kemantran. Termasuk membatasii pembuangan sampah dari warga desa luar ke area pasar untuk mengurangi tumpukan," terangnya.

Pengangkutan akan dilakukan intensif, bahkan mencapai 10 rit truk per hari selama puncak penumpukan. Antisipasi juga dilakukan di Pasar Pepedan yang TPSnya  berada diluar pasar, dan memicu kiriman sampah warga dari luar pasar.

"Tahun ini kami juga mendapatkan bantuan dana untuk pengadaan 3 buah amrol untuk mendukung keberadaan amrol yang saat ini tinggal 1 buiah yang layak pakai," ungkapnya.

Pihaknya juga menghimbau warga untuk tertib membuang sampah pada tempatnya dan memaksimalkan pengelolaan sampah di tingkat desa (TPS3R) untuk mengurangi beban di TPA. Dan khusus di malam Lebaran pihaknya akan menerjunkan 3 tim bersama armadanya untuk mengantisipasi lonjalan volume sampah di tempat keramaian umum. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait