Lagi dan Lagi, Tanggul Sungai Plumbon Jebol Dini Hari, Pemkot Semarang Desak Normalisasi Sungai
BERSIHKAN LUMPUR:Warga membersihkan lumpur akibat tanggul sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu yang jebol-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.id – Tanggul di aliran Sungai Plumbon kembali mengalami kerusakan setelah hujan deras mengguyur wilayah barat Kota Semarang sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari. Peristiwa ini terjadi di RW 1, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, dan menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air merendam ratusan rumah dengan ketinggian bervariasi. Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, sementara akses jalan lingkungan tergenang dan sulit dilalui kendaraan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkapkan tanggul dilaporkan jebol sekitar pukul 02.00 WIB saat intensitas hujan masih tinggi.
“Tadi malam sekitar jam dua dini hari. Wah ini memang berat ya. Memang itu milik BBWS, tapi apa pun itu memberi dampak kepada warga,” ujar Agustina saat dikonfirmasi Diswayjateng.id, Rabu 4 Maret 2026.
Menurutnya, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Setiap curah hujan tinggi, tanggul di titik tersebut kerap tidak mampu menahan debit air sehingga memicu luapan ke kawasan permukiman.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penanganan lebih lanjut. Peninjauan lapangan juga telah dilakukan guna memetakan kerusakan dan kebutuhan perbaikan.
“Kita memang sudah mengajukan kepada pemerintah pusat untuk menormalisasi sungai dan perubahan talud karena itu sudah lama, taludnya sudah lama,” jelas Agustina.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
