Gagal Menyalip, Warga Magelang Tewas Dihantam Truk Trailer di Jalur Nasional
TERLIBAT : Truk trailer yang terlibat kecelakaan dengan pengendara motor Honda beat di jalur Nasional Sruwen-Salatiga. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
UNGARAN, diswayjateng.id - Karena gagal menyalip lantaran menghindari lobang, pengendara sepeda motor Honda BeAt warga Kabupaten Magelang tewas ditempat setelah dihantam truk trailer.
Korban bernama Fajar (26) warga Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun mengalami luka serius.
Kecelakaan tepat di depan Toko Bangunan Giri Artha, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang itu menyebabkan jalur nasional Sruwen- Salatiga, sempat tersendat.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, STK., SIK., MM., CPHR., saat dikonfirmasi Selasa 3 Maret 2026 menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Sruwen menuju Salatiga.
BACA JUGA: Tanah Longsor di Kalongan Ungaran Timur Meluas Hingga 200 Meter, Mengancam Permukiman Penduduk
BACA JUGA: Hujan Disertai Angin Kencang Robohkan Tiang Listrik, Jalan Penghubung Ungaran Timur-Mranggen Putus
"Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sruwen menuju Salatiga. Dalam peristiwa tersebut, mengakibatkan satu orang meninggal dunia," kata Kasat Lantas.
Insiden melibatkan sepeda motor Honda BeAt dengan nomor polisi AB 6539 YL, dengan truk trailer dengan nomor polisi B 9600 UEJ dikemudikan Muhamad Sulhanudin (41), warga Ds. Sidomulyo Kec. Kesesi Kab. Pekalongan.
Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berupaya menyalip dengan mendahului dari sisi kiri.
"Saat menghindari lubang, kendaraan oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah belakang dengan jalur yang sama melaju truk trailer. Karena jarak sudah terlalu dekat dan truk tidak dapat menghindar, terjadilah kecelakaan," jelas AKP Lingga.
BACA JUGA: Ditinggal Membuang Sampah ke TPU, Pria Lansia di Ungaran Ditemukan Tewas Menggantung
BACA JUGA: Kecelakaan Rombongan Guru di Tol Ungaran, 5 Orang Dirujuk ke RS Elizabeth Semarang
AKP Lingga Ramadhani menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan.
Diantaranya melakukan olah TKP, memintai keterangan sejumlah pengguna jalan saat kejadian, dan korban dievakuasi ke RSUD Kota Salatiga.
"Selanjutnya kami akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, guna memastikan penyebab pasti kecelakaan," tegasnya.
Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari.
"Masyarakat kami ingatkan selalu menjaga jarak aman, tidak mendahului dari sisi kiri, serta memperhatikan kondisi jalan. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
