Aksi Pencurian Water Meter Kembali Menggila di Kabupaten Tegal

Aksi Pencurian Water Meter Kembali Menggila di Kabupaten Tegal

ADUAN - Pelanggan mengadukan hiolangnya WN ke kantor Perumda Tirta Ayu.--

SLAWI, diswayjateng.com - Memasuki awal tahun 2026 hingga saat ini, tercatat aksi pencurian Water Meter (WM) milik pelanggan Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal masih teridinkasi tinggi. Tercatat hingga saat ini ada aduan 26 kasus pencurian WM milik pelanggan.

Dirut Perumda  Air Minum Tirta Ayu, Nandang Indradani ST melalui Kabag Hubungan Pelangan, Ujang  Tatang menyatakan dari jumlah kasus pencuruan WM, tertinggi terjadi di Kecamatan Slawi dengan jumlah 18 kasus.

"Kemudian disusul  Mejasem Barat Kramat sebanyak 3 kasus, Tarub sebanyak  2 kasus dan Lebaksiu sebanyak 1 kasus," ujarnya Sabtu (27/2).

"Upaya melaporkan maraknya pencurian WM milik pelanggan ini sudah sempat kami lakukan sebanyak 2 kali di Unit I Satreskrim Polres Tegal. Kami sempat menanyakan kelanjutkan penanganannya, yang saat ini sedang di mapping oleh pihak Polres Tegal," katanya.

Upaya memenkan terjadinya kasus serupa kini tengah dilakukan pihak Perumda Air Minum Tirta Ayu dengan menugaskan bagian teknik  untuk patroli di jam- jam rawan.

"Jam rawan saat ini seperti magrib dan waktu  tarawih kita upayakan patroli khususnya kedaerah - derah uyang sering menjadi sasaran pencurian WW," ungkapnya.

Mereka yang menjadi korban terpaksa harus membeli kembali WM tersebut dengan membawa surat keterangan kehilangan di kantor pusat Perumda Tirta Ayu. 

Pihaknya juga mengimbau pelanggan untuk waspada  dan menjaga water air yang menjadi tanggung jawab pelanggan.

"Segera lapor ke call center apabila meter air hilang," tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: