Protes Pengangkatan Rektor Universitas Boyolali, Forum Citivas Akademika Mogok Kerja
PELANTIKAN : Momen pelatikan Rektor baru Universitas Boyolali, beberapa Minggu yang lalu. Foto : Erna Yunus Basri--
BOYOLALI, diswayjateng.com - Sebagai bentuk protes pengangkatan Rektor Universitas Boyolali (UBY) periode 2026–2030, Forum Civitas Akademika UBY menyatakan mogok kerja.
Hingga Jumat 27 Februari 2026, kondisi Kampus terlihat sepi. Keputusan mogok kerja diambil setelah aspirasi dan rekomendasi Senat Universitas Boyolali dinilai tidak diindahkan dalam proses pengambilan keputusan penetapan Rektor.
Dekan FKTI UBY Topan Setiawan, kepada wartawan mengatakan, mogok kerja sudah berlangsung sejak tanggal 26 Februari 2026.
"Aksi mogok kerja ini dilakukan sebagai bentuk protes dan tuntutan peninjauan kembali proses pengangkatan Rektor UBY periode 2026–2030," kata Topan Setiawan.
Dalam aksi mogok tersebut, diakuinya, para dosen menyatakan tidak akan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Baik kegiatan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA: Aksi Humanis, Satlantas Polres Tegal Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan di Slawi
BACA JUGA: Arus Mudik Diprediksi Mulai 13 Maret, Dishub Tegal Gelar Rakor Kesiapan Angkutan Lebaran
Yang dikhawatirkan, jika kondisi berlarut-larut akan erdampak pada sejumlah agenda strategis kampus.
Salah satunya adalah proses akreditasi Fakultas Komunikasi dan Teknologi Informasi (FKTI) yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.
"Selain itu, masa akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi juga akan berakhir pada 2027. Kalau dosen mogok dan tidak menjalankan Tri Dharma, tentu akan banyak pekerjaan rumah. Termasuk akreditasi yang sudah di depan mata," ungkapnya.
Tidak hanya itu, lanjut Topan, sejumlah kerja sama yang telah dirintis juga terancam tertunda. Diantaranya kolaborasi dengan Kebun Raya Indrokilo serta rencana studi banding atau benchmarking ke perguruan tinggi di luar negeri, termasuk universitas di Malaysia.
BACA JUGA: Bupati Tegal Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Relatif Stabil
BACA JUGA: Duta Wisata Boyolali Ikut Tradisi Padusan di Umbul Tirtomarto
Termasuk, program studi banding tersebut juga terancam tidak terealisasi, karena harus berkoordinasi dengan wali murid.
Topan kemudian menjelaskan duduk personalnya. Dimana, sebelum pelantikan Rektor UBY, rekomendasi senat telah disusun berdasarkan paparan visi, misi, serta program kerja dari kedua calon rektor yang disampaikan dalam forum resmi.
"Rekomendasi yang diberikan senat itu berdasarkan daya nalar yang kuat dan telah melalui proses mendengarkan serta mencermati paparan visi misi kedua calon," ungkapnya.
Namun, pada kenyataannya, suara tersebut seolah tidak berkontribusi signifikan dalam keputusan akhir.
Topan menilai, pengabaian rekomendasi senat menjadi kurang baik dalam tata kelola perguruan tinggi. Ia menegaskan, aksi mogok kerja bukan karena tidak mencintai kampus, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan institusi.
Menurut Wahyuning Chumaeison, salah satu dosen UBY, semua dosen mencintai UBY. Ia menilai, justru senior Universitas Boyolali ini sepertinya tidak mencintai masa depan UBY.
"Apabila para senior itu dikatakan cinta UBY, namun justru membuat cinta yang kontra produktif," ucapnya.
Forum civitas akademika juga menyoroti mundurnya Wakil Rektor II atau Pejabat Struktural di Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan.
BACA JUGA: Ditangkap di Kudus, Pelaku Perampokan Sadis di Rumah Juragan Sate di Boyolali Pemuda 30 Tahunan
Pengunduran diri itu banyak dinilai para dosen menjadi sinyal adanya persoalan serius di tingkat manajemen puncak kampus.
Tenaga pendidikan di UBY ini beranggapan, jika di ring satu kekuasaan saja sudah ada yang mengundurkan diri tentu ini menjadi pertanyaan besar.
"Ada sesuatu yang perlu dibenahi di tubuh manajemen universitas," ujarnya Wahyuning Chumaeison.
Sementara, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak yayasan maupun Rektor terpilih terkait tuntutan peninjauan pengangkatan tersebut.
Caption: ilustrasi foto saat pelatikan rektor baru Universitas Boyolali, beberapa Minggu yang lalu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: