Sepak Terjang Sepasang Kekasih Dilumpuhkan Polisi, Kompak Ngembat Motor di Sejumlah TKP
Polisi menyergap sepasang kekasih yang nekat mencuri motor. --
KUDUS, diswayjateng.com - Sepak terjang sepasang kekasih di KUDUS yang kompak baik persoalan percintaan dan kejahatan, akhirnya dipatahkan polisi. Mereka diringkus polisi, usai terbukti mencuri sepeda motor.
Terungkapnya kasus ini berawal dari kepiawaian Unit Reskrim Polsek Kudus Kota. Polisi menganalisis detail tempat kejadian perkara (TKP) hingga membuahkan hasil.
Hanya dalam waktu kurang dari 48 jam, petugas mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Kejadian ini menimpa seorang karyawan toko telur di kawasan Pasar Barongan, Jalan Diponegoro, Kudus.
Penangkapan dua orang tersangka berinisial VA (31) dan MIM (19) pada Selasa sore (17/02/2026).
Peristiwa bermula pada Minggu (15/02) petang. Korban yakni Sulistiyowati, memarkirkan motor Honda Scoopy miliknya di trotoar depan kios telur tempatnya bekerja.
Meski kunci motor dibawa oleh korban, ia lupa mengunci stang kendaraan tersebut.Nahas, saat korban meninggalkan kios sejenak untuk sholat Maghrib di masjid terdekat, pelaku beraksi.
Saksi di sekitar lokasi sempat melihat motor tersebut dituntun oleh seseorang. Namun mereka mengira bahwa itu adalah kerabat korban.
Korban baru menyadari motornya raib. Apesnya lagi, uang setoran hasil penjualan telur senilai belasan juta rupiah yang disimpan di dalam jok motor juga dibawa kabur pencuri. 
Selain motor, sepasang kekasih ini juga mengambil uang belasan juta milik korbannya. --
Pengungkapan kejahatan ini tak lepas dari ketelitian personel Reskrim di bawah komando AKP Subkhan dan Kanit Reskrim Ipda Afif Pramanta.
Mereka tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi melakukan olah TKP mendalam. Selain itu, menyisir rekaman CCTV di sekitar rute pelarian pelaku.
Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan mengaku mempelajari saksama gerak-gerik atau gestur tubuh pelaku yang terekam kamera pengawas.
"Kecermatan ?embaca pola gerakan pelaku menjadi petunjuk krusial bagi tim di lapangan untuk mengidentifikasi identitas dan keberadaan para pelaku," ujar AKP Subkhan.
Berkat analisis tajam terhadap bukti digital tersebut, polisi melacak persembunyian pelaku. Dalam penangkapan itu, petugas menyita satu unit Honda Scoopy milik korban.
Barang bukti lainnya, yakni sisa uang hasil kejahatan belasan juta rupiah yang belum sempat dihabiskan pelaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: