Viral Tawuran Berdarah di Batang, Polisi Bekuk Tiga Pelajar Bawa Senjata

Viral Tawuran Berdarah di Batang, Polisi Bekuk Tiga Pelajar Bawa Senjata

TAWURAN: Anggota satreskrim Polres Batang mendatangi pelaku sekaligu korban luka tawuran antar remaja -ist-

BATANG, diswayjateng.com -Kasus tawuran remaja BATANG viral menggegerkan warga Desa Denasri Wetan, Kecamatan BATANG, Kabupaten BATANG.

Aksi kekerasan secara berkelompok itu terjadi sekitar pukul 03.21 WIB, Minggu 8 Februari 2026, dan terekam luas di media sosial hingga memantik kecemasan publik.

Satuan Reserse Kriminal Polres Batang bergerak cepat mengungkap perkara penganiayaan berat yang disertai kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

Kapolres Batang AKBP Veronica menyatakan, peristiwa bermula dari perkelahian antar kelompok remaja yang berujung penggunaan senjata tajam.

BACA JUGA: Berawal dari Aplikasi Kencan Online, Pelajar Tegal jadi Korban Kekerasan Seksual di Batang

BACA JUGA: Bupati Batang Bakal Copot Kepala OPD Berapor Merah

“Satreskrim Polres Batang telah melakukan ungkap kasus perkara pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam dan perkelahian secara berkelompok di wilayah Denasri Wetan,” ujar AKBP Veronica, Selasa 10 Februari 2026.

Peristiwa tawuran remaja Batang viral itu pertama kali diketahui warga setempat yang terbangun dari tidur akibat suara teriakan keras.

Saksi juga mendengar bunyi klakson kendaraan yang bersahut-sahutan dari arah timur rumahnya.

Saat mengintip dari balik pintu, saksi melihat sekelompok remaja bergerak dari utara ke selatan sambil mengayunkan senjata tajam.

BACA JUGA: Senyum Ibu-Ibu Batang Sebelum Ramadhan Datang

BACA JUGA: Periksa Kipas Kapal di Sungai Sambong, Nelayan Tradisional Batang Tewas Tenggelam

Jenis senjata yang terlihat antara lain celurit, corbek, serta bambu yang menambah kesan mencekam suasana kampung.

Aksi brutal tersebut berlangsung singkat, namun cukup untuk menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait