Bangunan Sekolah Ambruk, Disdikbud Kabupaten Tegal Tempuh Langkah Regroping SDN 01 Padasari
KONSOLIDASI - Plt Kepala Dinas Dikbud melakukan konsolidasi dengan Kepala SDN 01 Padasari.--
SLAWI, diswayjateng.com - Dua penanganan disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal untuk mendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa SDN Padasari 01 yang bangunan gedungnya ambruk paska bencana alam tanah bergerak.
Plt Dinas Dikbud, Winarto SE MM menyatakan penanganan tersebut mencakup penanganan jangka pendek dan penanganan jangka panjang.
"Sempat kami laporkan di hadapan Bupati Tegal, untuk penanganan jangka pendek, siswa SDN 01 Padasari sementara bisa menggelar KBM di MDTA Al Khoeriyah Padasari," ujarnya Senin (9/2).
Sementara untuk siswa yang berada di SDN 02 yang terdampak tempatnya digunakan untuk pengungsian, telah dicarikan tempat untuk menggelar KBM di Madrasah Lebakpan.
"Siswa SDN 01 Padasari yang berjumlah 220 siswa sementara menempati MDTA Al Khoeriyah yang lokasinya dekat dengan jalan raya. Sementara siswa SDN 02 Padasari yang jumlah siswanya hanya kurang lebih 50 siswa menempati Madrasah Lebakpan," cetusnya.
Dia juga melaporkan paska insiden tanah bergerak tercatat ada 4 siswa yang memilih keluar sekolah dan ikut orang tua keluar daerah. Terinci 2 siswa pindah Jakarta, dan 2 siswa pindah di Surabaya.
"Untuk jangka panjang kami akan menggabungkan dua sekolah tersebut atau regroping. Dimana SDN 01 Padasari kita gabungkan dengan SDN 02 Padasari yang siswanya lebih sedikit. Hal ini juga telah didukung dengan SK Bupati Tegal tentang keadaan darurat," ungkapnya.
Dengan regroping tersebut sekaligus menjawab relokasi SDN 01 paska bencana alam tanah bergerak. Pihaknya juga menyebut untuk KBM Kelompok Bermain Al Muda Padasari yang juga terdampat bencana tanah bergerak, sementara dipusatkan di Masjid AL barkah Padasari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
