Terpeleset Saat Mencari Ikan di Bendungan Danawarih, Jasad Nurkholis Terdampar di Lebaksiu Tegal
EVAKUASI - TIM SAR BPBD mengevakuasi jasad pemancing yang ditemukan di Lebaksiu.--
SLAWI, diswayjateng.com - Insiden maut menimpa pencari ikan yang melakukan aktifitasnya di bendungan Kaligung Desa Danawarih Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Diduga terpeleset dan hanyut, akhirnya jasad Nurkholis ditemukan terdampar di Lebaksiu.
Plt Kalak BPBD, M Afifudin menyatakan, kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (7/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Dari empat pelajar tersebut, ada 1 pelajar yang terpeleset dan hanyut dan tidak tertolong oleh tiga rekannya.
"Korban bersama ketiga rekannya pergi dari rumah dan berencana mencari ikan di bendungan Kaligung, Desa Danawarih Kecamatan Balapulang," ujarnya Minggu (8/2).
Korban teridentifikasi bernama M Nurholis (15) warga Desa Kalipucang Brebes terpeleset dan hanyut dilokasi kejadian.
"Tiga rekan korban masing masing Jaenudi (17) yang merupakan kakak korban, Farel Aditya Pratama (16) warga Bersole Adiwerna, dan Andrian Subekti (19) warga Dukuhturi berusaha menolong. Namun arus yang deras tak bisa menggapai tubuh korban yang sempat terlihat kurang lebih 100 meter dari lokasi," terangnya.
Pekatnya air sungai yang deras dan arus air membuat korban tak mampu diselamatkan dan belum diketahui keberadaannya.
"Proses pencairan sempat kami lakukan paska kejadian dan dilanjutkan di hari Minggu. Sekitar pukul 07.56 WIB ada informasi temuan jasad di perairan sungai Gung wilayah Desa Lebaksiu.
Setelah dievakuasi menunjukkan bahwa jasad tersebtu adalah jasad pemancing yang sempat terpeleset di bendung Kaligung Desa danawarih," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: