Haul Sewindu Ki Entus Susmono, Warisan Nilai dan Keteladanan Terus Menyala di Tanah Tegal

Haul Sewindu Ki Entus Susmono, Warisan Nilai dan Keteladanan Terus Menyala di Tanah Tegal

HAUL - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menghadiri Haul Sewindu Ki Entus Susmono, di Desa Bengle Kecamatan Talang, Selasa (3/2/2026), menghadirkan Gus Miftah dan Ustad Yusuf Mansur.--

SLAWI, diswayjateng.com – Delapan tahun telah berlalu sejak Ki Entus Susmono berpulang, namun namanya tak pernah benar-benar pergi dari hati masyarakat Tegal. Selasa (3/2/2026), ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah memadati kediaman almarhum di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal dalam haul sewindu Ki Entus Susmono.

Dalam suasana khidmat dan penuh haru, doa-doa dipanjatkan pada Haul Sewindu mantan Bupati Tegal sekaligus dalang kondang yang kiprahnya melampaui sekat wilayah hingga mancanegara.

Lantunan tahlil dan salawat mengalir, menyatu dengan kenangan akan sosok Ki Entus Susmono, seorang seniman besar yang menjadikan wayang bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan. Seorang pemimpin yang tak berjarak dengan rakyatnya, dan hingga kini masih menjadi rujukan keteladanan.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang hadir langsung dalam acara tersebut menegaskan, Ki Entus Susmono bukan hanya kebanggaan keluarga atau warga Bengle, tetapi aset sejarah Kabupaten Tegal.

“Beliau adalah dalang dari Tegal yang dikenal sampai mendunia. Melalui seni wayang, almarhum menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan dakwah dengan cara yang unik, sejuk, dan bisa diterima semua kalangan,” ujar Bupati Ischak di hadapan ribuan jamaah.

Menurutnya, kepemimpinan Kabupaten Tegal hari ini tak bisa dilepaskan dari estafet perjuangan para pendahulu, termasuk Ki Entus Susmono. Nilai keberanian, ketulusan, dan kedekatan dengan rakyat yang diwariskan almarhum disebut masih relevan dan menjadi fondasi dalam membangun daerah.

“Haul sewindu ini bukan sekadar mengenang, tetapi pengingat bahwa apa yang telah dirintis almarhum harus terus dijaga dan dilanjutkan,” tegasnya.

Haul yang dirangkai dengan pengajian umum itu berlangsung khusyuk. Di tengah suasana spiritual tersebut, Bupati Ischak juga mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat kesehatan, iman, dan Islam, serta memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai penguat kebersamaan umat.

Tak hanya itu, di hadapan para ulama dan tokoh masyarakat, Bupati Ischak turut menyampaikan kondisi Kabupaten Tegal yang tengah diuji oleh sejumlah bencana alam.

Mulai dari banjir bandang di kawasan wisata Guci hingga peristiwa tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara.

“Kami mohon doa dari para kiai dan seluruh jamaah. Semoga Kabupaten Tegal segera diberi keselamatan, bencana cepat reda, dan alam kembali membaik,” pintanya penuh harap.

Sementara itu, putra almarhum Ki Entus Susmono, Ki Haryo Entus Susmono, mewakili keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan doa seluruh jamaah.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga untuk terus menjaga warisan nilai perjuangan almarhum.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait