Desa Padasari Tegal Longsor, Banyak Rumah dan Sekolah Rusak Kerugian Ratusan Juta

Desa Padasari Tegal Longsor, Banyak Rumah dan Sekolah Rusak Kerugian Ratusan Juta

LONGSOR - Relawan PMI Kabupaten Tegal saat melakukan asesment tanah bergerak dan longsor di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Tanah longsor terjadi pada Minggu (1/2/2026).--

SLAWI, diswayjateng.comDesa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal longsor usai hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Tegal selama dua jam. Tanah longsor terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, menggerus lereng dan merusak rumah warga hingga fasilitas pendidikan anak usia dini.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, melaporkan sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) dengan 35 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak ada warga yang mengungsi, dampak kerusakan cukup serius dan membutuhkan penanganan segera.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, hasil asesmen di lapangan menunjukkan ada 8 rumah warga dan satu bangunan PAUD yang mengalami kerusakan akibat longsor,” ujar Iman Sisworo saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Menurut Iman, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Jatinegara sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kondisi tanah yang labil membuat talud dan benteng penahan tanah tak mampu menahan beban air, hingga akhirnya ambruk dan menyeret bagian rumah warga.

Kerusakan paling parah dialami Agus Suprayogi, warga RT 17 RW 04. Rumah yang dihuni satu KK dengan dua jiwa itu mengalami amblas dan miring, dengan estimasi kerugian mencapai Rp70 juta. Selain itu, PAUD Al Muna di RT yang sama juga terdampak. Lantai ruangan dan dinding bangunan retak, dengan nilai kerugian diperkirakan Rp30 juta.

Sementara itu, rumah Kalipi, warga RT 13 RW 03, mengalami robohnya dinding kamar mandi dengan kerugian sekitar Rp3 juta. Rumah Kartono (RT 15 RW 03) dan Sugianto (RT 14 RW 03) sama-sama mengalami longsor pada talud samping rumah yang menyebabkan dapur ambruk, masing-masing dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Kerusakan juga dialami rumah Sitimaryam dan Ahmad Fauzi di RT 12 RW 03, dengan bangunan belakang rumah ambruk dan kerugian masing-masing sekitar Rp1 juta. Sedangkan rumah Aksanul Khosasi, warga RT 02 RW 01, mengalami longsor pada benteng rumah dengan kerugian ditaksir Rp5 juta.

Salah satu warga terdampak, Agus Suprayogi, mengaku waswas setiap kali hujan turun kembali.

“Sekarang rumah sudah miring. Kalau hujan deras lagi, kami takut longsor susulan. Tapi mau pindah juga belum punya tempat,” tuturnya dengan nada cemas.

Hal senada disampaikan warga lain yang berharap adanya bantuan material bangunan secepatnya.

“Kami butuh batuan material bangunan untuk memperkuat rumah supaya aman ditempati,” ujar seorang warga RT 03.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, PMI Kabupaten Tegal langsung melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Padasari.

“Kami sudah turun ke lokasi, melakukan pendataan dan koordinasi lintas sektor. Kebutuhan mendesak saat ini adalah material bangunan untuk perbaikan rumah warga,” tegas Iman Sisworo.

Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan bencana di lapangan, di antaranya Camat Jatinegara, Polsek Jatinegara, Koramil Jatinegara, Relawan BPBD, PMI Kabupaten Tegal, Sibat PMI Desa Jatinegara, serta Pemerintah Desa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait