Kebersihan Sanitasi SD dan SMP Memprihatinkan, PLT Bupati Pati Selipkan Kritikan
PLT Bupati Chandra membaur bersama siswa saat Car Free Day di Alun alun Kota Pati. --
PATI, diswayjateng.com - Keberadaan sarana sanitasi sekolah khususnya kamar mandi di sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Pati, kondisinya terpantau sangat memprihatinkan.
Keprihatinan itu diungkapkan PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai melakukan kunjungan dan pemantauan di beberapa lokasi sekolah belum lama ini.
"Di beberapa sekolah yang saya kunjungi, kamar mandinya cukup memprihatinkan. Bahkan ada di SMP 1 Margorejo ditemukan ular. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” ujar Chandra.
Hal itu dikatakan Chandra,.saat hadir memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun alun Kota Pati, Minggu (1/2/2026).
"Kebersihan lingkungan sekolah merupakan faktor krusial bagi kesehatan dan pembentukan karakter anak, " tukas Chandra.
Ia juga mengingatkan agar kamar mandi dan fasilitas sekolah lainnya dijaga kebersihannya. Sehingga tidak menjadi sumber penyakit maupun contoh buruk bagi peserta didik.
Ia mengingatkan agar kamar mandi dan fasilitas sekolah lainnya dijaga kebersihannya, sehingga tidak menjadi sumber penyakit maupun contoh buruk bagi peserta didik.
Chandra juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah melaksanakan kegiatan peduli bencana. Selain itu, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter secara berkelanjutan.
Ke depan, Chandra bersama Dinas Pendidikan segera berkeliling ke sekolah-sekolah di Kabupaten Pati. Hal ini. untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah Bumi Mina Tani.
Dengan memperhatikan kebersihan, kepedulian sosial dan karakter, Chandra berharap kualitas pendidikan anak-anak Pati dapat terus ditingkatkan secara menyeluruh. 
Chandra berharap kualitas pendidikan anak-anak Pati terus ditingkatkan --
Dalam kesempatan hadir di arena CFD tersebut, Chandra juga menyampaikan apresiasi kepada Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Tlogowungu. Sebab telah mengerahkan para siswa sekolah dasar memeriahkan CFD.
Ia menyebut kehadiran siswa dari SDN Regaloh, SD Negeri Tlogowungu 1, SD Negeri Taman Sari 2, SD Negeri Lahar 02 dan SD Negeri Wonorejo, sebagai wujud semangat dan partisipasi aktif dunia pendidikan dalam kegiatan publik.
Ia juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah melaksanakan kegiatan peduli bencana. Selanjutnya, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: