Bekali Skill Jurnalistik, 30 Siswa SMP Negeri 6 Tegal Ikuti Pelatihan Mading Digital
TUNJUKAN-Kepala SMP Negeri 6 Tegal Surip, Wartawan Radar Tegal, Meiwan Dani Ristanto, Wakil Pemimpin Redaksi Radar Tegal, Wawan Setiawan, serta para peserta usai pelatihan di Ruang Serbaguna, SMP Negeri 6 Tegal, Jumat (30/1).--
TEGAL, diswayjateng.com - Sebanyak 30 siswa SMP Negeri 6 Tegal mengikuti pelatihan Mading Digital yang digelar di Ruang Serbaguna, SMP Negeri 6 Tegal, Jumat (30/1). Kegiatan itu bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan jurnalistik sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan media di era digital.
Sebelum pelatihan dimulai, para peserta terlebih dahulu diberikan akses untuk masuk ke platform Mading Digital Radar Tegal. Akses tersebut diberikan karena karya tulis siswa nantinya akan dipublikasikan melalui Mading Digital Radar Tegal, sehingga dapat dibaca oleh masyarakat luas.
Pelatihan ini didampingi langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ismed serta Pembina Mading Digital, Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari tim profesional yang berpengalaman dibidang jurnalistik dan media digital.
Materi tentang struktur tim redaksi dan pengelolaan karya jurnalistik dalam mading digital disampaikan oleh Wartawan Radar Tegal, Meiwan Dani Ristanto.
Sementara itu, materi penulisan berita diberikan oleh Wakil Pemimpin Redaksi Radar Tegal, Wawan Setiawan. Adapun pendampingan teknis terkait akses dan pengelolaan Mading Digital dilakukan oleh tim IT Mading Digital, Devan Aditya Pratama.
Kepala SMP Negeri 6 Tegal, Surip, saat membuka kegiatan menyampaikan pentingnya siswa mengikuti perkembangan zaman, khususnya di bidang teknologi dan informasi.
“Sekarang sudah zaman digital, sehingga semua harus mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Surip menjelaskan, keberadaan Mading Digital menjadi sarana strategis untuk mempublikasikan berbagai kegiatan positif yang dilakukan siswa dan sekolah. Dengan demikian, informasi seputar SMP Negeri 6 Tegal dapat diketahui oleh masyarakat luas.
“Dengan adanya Mading Digital ini, tulisan siswa bisa dibaca masyarakat. Selain itu, siswa akan memiliki soft skill di bidang penulisan dan jurnalistik,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya dibekali kemampuan menulis berita, tetapi juga pemahaman tentang pembentukan dan kerja tim redaksi mading digital.
Mereka diharapkan, kemampuan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga siswa mampu menghasilkan karya jurnalistik yang layak dipublikasikan secara profesional melalui media digital.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: