Pengaruh Cuaca Ekstrem, Kecelakaan Awal 2026 di Pemalang Capai 35 Kejadian, 3 Orang Meninggal

Pengaruh Cuaca Ekstrem, Kecelakaan Awal 2026 di Pemalang Capai 35 Kejadian,  3 Orang Meninggal

Anggota satlantas Polres Pemalang mengatur lalu lintas-ist-

PEMALANG, diswayjateng.id - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pemalang sejak awal tahun 2026 berdampak langsung pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas.

Dalam kurun waktu awal Januari 2026, tercatat sekitar 35 kejadian kecelakaan, dengan tiga korban meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto, menyebut sebagian besar kecelakaan terjadi saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA: Dinkes Pemalang Maksimalkan Layanan Kesehatan Korban Longsor, Prioritaskan Anak dan Lansia

BACA JUGA: Dilaporkan Hilang, Ayah dan Anak Diduga Tertimbun Longsor di Watukumpul Pemalang

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak di musim hujan memperparah risiko kecelakaan.

“Banyak jalan menjadi licin, air menggenangi lubang jalan, dan akhirnya kendaraan mengalami selip,” ujar AKP Arief Wiranto, Selasa 27 Januari 2026.

Ia menegaskan, kombinasi cuaca ekstrem dan kondisi infrastruktur menjadi faktor yang saling berkaitan.

Meski cuaca dan jalan rusak berperan besar, faktor utama kecelakaan tetap berasal dari kurangnya kehati-hatian pengendara.

BACA JUGA: Ingin Bertatap Muka dengan Warga Terdampak Rob, Kapolres Pemalang Door To Door Bagikan Bantuan

BACA JUGA: Polres Pemalang Catatkan Penyelesaian Perkara Capai 96.25 Persen

AKP Arief menjelaskan bahwa sebagian besar kecelakaan didominasi oleh kelalaian pengemudi dalam menyesuaikan kecepatan dan jarak aman.

“Kecelakaan didominasi kurang hati-hati, ditambah cuaca ekstrem serta jalan berlubang yang tertutup genangan air,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait