Banjir Rusak Aspal Pantura, Polresta Pati Desak PUPR Perbaiki Jalan Berlubang
Bencana banjir yang melanda di Kabupaten Pati berdampak besar terhadap kerusakan jalan dan memicu kecelakaan--
PATI, diswayjateng.com - Bencana banjir yang kini masih melanda di Kabupaten Pati, berdampak besar terhadap kerusakan jalan. Kondisi ini memicu potensi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kabupaten setempat.
Merespon cepat kondisi itu, Satlantas Polresta Pati berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jateng Wilayah Pati. Yakni terkait tindak lanjut penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan.
Koordinasi tersebut dilakukan di Kantor Dinas PUPR Provinsi Wilayah Pati, menyusul banyaknya laporan masyarakat soal kondisi jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan.
Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan, langkah koordinasi ini bentuk respons kepolisian terhadap potensi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, akibat kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Pati.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas kami. Jalan rusak, apalagi yang tergenang air, sangat rawan menyebabkan kecelakaan, sehingga perlu segera ditangani bersama,” kata Kompol Riki.

Polresta Pati berkoordinasi dengan Dinas PUPR Jateng terkait penanganan jalan rusak akibat banjir. --
Dalam pertemuan tersebut, pihak PUPR Provinsi Jateng menyampaikan rencana perawatan jalan rusak di ruas Pati–Tayu KM 01, tepatnya di depan RSU Soewondo Pati.
Kerusakan di ruas jalan Pati-Tayu, disebabkan oleh genangan air yang mempercepat kerusakan permukaan aspal.
“Untuk penanganan awal, PUPR segera melakukan perawatan di titik Pati–Tayu depan RS Soewondo, karena itu termasuk lokasi dengan tingkat risiko cukup tinggi,” ujar Kompol Riki.
Selain perawatan, pihak Dinas PUPR juga merencanakan rehabilitasi jalan skala lebih besar yang dijadwalkan mulai April 2026. Dua ruas yang masuk dalam rencana rehabilitasi adalah Jalan Pati–Tayu dan Jalan Pati–Sukolilo.
“Rehabilitasi ini sifatnya lebih permanen, bukan sekadar tambal sulam. Harapannya kondisi jalan bisa lebih awet dan aman untuk jangka panjang,” jelas Kompol Riki.
Kompol Riki menegaskan, Satlantas Polresta Pati terus memantau terhadap progres pekerjaan PUPR di lapangan.
Pihaknya juga siap melakukan pengaturan lalu lintas apabila perbaikan jalan berdampak pada arus kendaraan.
“Kami siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan, supaya proses perbaikan tidak menimbulkan kemacetan dan tetap aman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: