Bumijawa Tegal Diterjang Angin Kencang, 9 Rumah Warga Rusak Parah
BANTU WARGA - Petugas PMI, BPBD Kabupaten Tegal dan masyarakat sedang membantu membersihkan puing material rumah warga yang ambruk setelah diterjang angin kencang di Desa Batumirah, Kecamatan Bumijawa, Jumat (23/1/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Desa Batumirah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal diterjang angin kencang disertai hujan lebat. Hal ini membuat warga setempat dilanda kepanikan. Cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (23/1/2026) pukul 14.30 WIB itu merusak sedikitnya sembilan rumah warga.
Mayoritas bagian dapur dan atap rumah tak kuasa menahan amukan angin.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, melaporkan hujan deras disertai angin kencang berlangsung sejak Jumat pagi hingga Sabtu pagi. Akibatnya, sejumlah titik di Desa Batumirah terdampak kebencanaan.
“Angin datang tiba-tiba sangat kencang. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian dapur dan atap,” ujar Iman Sisworo, Sabtu (24/1/2026).
Rumah warga yang terdampak di antaranya milik Lukman di RT 01 RW 02 yang dapurnya hampir ambruk. Selain itu, rumah Huseri, Jam’an, Amar, dan Marhum di RT 01 RW 03 juga mengalami kerusakan atap akibat tersapu angin. Sementara dapur milik Faoziah di RT 02 RW 03 ambruk total.
“Saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba angin keras sekali. Dapur langsung roboh, saya sempat tertimpa reruntuhan,” tutur Faoziah dengan suara bergetar.
Akibat kejadian tersebut, Faoziah mengalami luka karena tertimpa material dapur yang ambruk dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Warga lain, Tomo dari RT 02 RW 01, mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang dapurnya. “Anginnya kencang banget, atap dapur terbang. Kami cuma bisa keluar rumah sambil pasrah,” ujarnya.
Selain Tomo, rumah milik Toiroh dan Taro di wilayah RW 01 juga mengalami kerusakan dengan kondisi dapur nyaris ambruk dan atap terbawa angin.
Hingga kini, kerugian materi akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan. PMI Kabupaten Tegal bersama Pemerintah Desa Batumirah langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian.
“PMI berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk pendataan dan penanganan awal. Kami juga turun langsung melakukan asesmen bersama instansi terkait,” jelas Iman.
Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, mulai dari anggota Polsek Bumijawa, Koramil Bumijawa, BPBD Kabupaten Tegal, PMI Kabupaten Tegal, hingga Pemerintah Desa Batumirah.
Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: