Didatangi Wali Kota, Rumah Lansia 87 Tahun di Semarang Siap Dibangun Lebih Layak

Didatangi Wali Kota, Rumah Lansia 87 Tahun di Semarang Siap Dibangun Lebih Layak

Wali Kota Semarang, Agustina Wilijeng Pramestuti meninjau rumah RTLH milik Kamijah yang akan dibangun pada Februari mendatang.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.id – Pemerintah Kota Semarang berencana melakukan perbaikan rumah milik warga lanjut usia di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, pada awal Februari 2026. Rumah tersebut dihuni Kamijah (87), seorang lansia yang tinggal seorang diri. 

Rencana perbaikan rumah itu disampaikan langsung saat kunjungan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti ke kediaman Kamijah yang berada di RT 4 RW 1 Kelurahan Ngijo. Dalam kunjungan tersebut, Kamijah didampingi putrinya, Supriyati (56). 

Menurut keterangan keluarga, rumah yang ditempati Kamijah selama ini merupakan rumah milik almarhum kakaknya. Meski demikian, Kamijah telah lama menetap dan menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri di rumah tersebut. 

“Ibu tinggal sendiri di rumah ini,” ujar Supriyati saat mendampingi ibunya menerima kunjungan Wali Kota, Jumat 23 Januari 2026. 

Kamijah mengaku sempat terkejut saat didatangi orang nomor satu di Kota Semarang tersebut. Namun ia mengaku bersyukur dan berharap rumah yang ditempatinya dapat segera diperbaiki agar lebih layak dan aman untuk dihuni. 

“Aku wis ayem (saya sudah tenang). Harapannya ya semoga rumahnya bisa bagus, alhamdulillah,” ucap Kamijah dengan suara lirih. 

Dalam dialog singkat bersama Wali Kota, diketahui bahwa rumah tersebut berada di atas satu sertifikat tanah keluarga. Rencana renovasi difokuskan pada bangunan rumah yang saat ini ditempati Kamijah. 

Dari pantauan Diswayjateng.id rumah tersebut dibangun dari batako berukuran kecil berisikan tempat tidur dan kamar mandi. 

Wali Kota Semarang menyampaikan bahwa pembongkaran dan perbaikan rumah direncanakan mulai awal Februari. Program ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah kota terhadap warga lanjut usia dan masyarakat kurang mampu agar dapat tinggal di rumah yang layak huni. 

Pemerintah memastikan proses renovasi akan dilakukan tanpa mengganggu status kepemilikan lahan. 

“Insyaallah mulai awal Februari dilakukan pembangunan agar rumah ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati,” Ujar Agustina kepada Kamijah. 

Rencana renovasi rumah ini disambut haru oleh Kamijah dan keluarganya. Ia berharap rumah yang akan dibangun nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang lebih baik di sisa usianya. 

Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendataan dan penanganan rumah tidak layak huni, khususnya bagi warga lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian khusus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait