Robby Hernawan Sebut Kualitas Koperasi Di Kota Salatiga Masih Rendah
MENYALAMI : Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyalami peserta Musrenbang Gerakan Koperasi Kota Salatiga. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
SALATIGA, diswayjateng.com - Wali Kota dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menyayangkan kualitas koperasi di Kota Salatiga masih rendah.
"Jumlah koperasi yang relatif banyak namun kualitasnya dan kesehatannya masih rendah ini menjadi masalah kita bersama," ungkap Wali Kota di tengah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Gerakan Koperasi Kota Salatiga, Kamis 2 Januari 2026.
Kegiatan untuk pertama kalinya digelar Pemkot Salatiga itu, dimaksudkan memperluas peran Koperasi sebagai Saka Guru Ekonomi.
Kegiatan dilaksanakan di Ruang Kaloka Lt.4 Gedung Sekretariat dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Muh. Sidqon Effendi, S.Sit., M.T.
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Ingatkan Manajemen PDAM Tidak Hanya Mengejar Kuantitas Sambungan Semata
BACA JUGA: HUT ke-45 PDAM Kota Salatiga, Komitmen Berikan Layanan Terbaik kepada Pelanggan
Serta, fasilitator pengajar dari PT Bright Life Academy (BLA Indonesia), Anna Yulia Damayanti, S.Kom, M.M yang membawakan materi mengenai Penguatan Teknologi Koperasi, untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini.
Disebutkan Wali Kota Koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi Kota Salatiga saat ini sebanyak 211 unit. Dimana, 93 diantaranya koperasi aktif berbadan hukum dan kurang lebih 10 koperasi yang berstatus sehat.
"Nah ini juga menjadi alasan dilaksanakannya Musrembang Koperasi ini agar terdapat usulan-usulan dari bawah bagaimana kita bisa mengembangkan koperasi di masing-masing wilayah agar koperasi ini tumbuh sebagai unit usaha ekonomi kemasyarakatan yang berpengaruh terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Salatiga," terang dia.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Robby berharap agar para pengurus koperasi dapat meningkatkan kualitas kinerjanya demi kemajuan koperasi.
BACA JUGA: Nina Agustin di Peringatan Hari Desa Nasional: Kota Salatiga Penyanggah Desa Sekitarnya
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Menyoroti Pemahaman IKK yang Belum Merata
"Permasalahan utama terkait dengan sumber daya manusia koperasi bahwa literasi manajemen dan keuangan yang masih rendah, pola kepemimpinan koperasi yang administratif dan rutinitas saja, perencanaan usaha yang belum berbasis kepada data dan analisis, dan rendahnya keterlibatan dan rasa memiliki anggota terhadap koperasi," sebutnya.
Sumber daya manusia koperasi ini merupakan fondasi dari tata kelola yang sehat dan SDM yang kuat merupakan motor pertumbuhan usaha koperasi.
Sehingga dengan SDM koperasi yang kuat, koperasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang bisa kita andalkan.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., dengan adanya koperasi Merah Putih ini tentu saja menambah dinamika koperasi di Salatiga.
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Penerapan Manajemen Talenta ASN Bersama
BACA JUGA: Tahun 2030, Kota Salatiga Targetkan Kemiskinan Turun 2,54 Persen
"Terkait dengan pengembangan Koperasi Merah putih Kota Salatiga, 93 koperasi assisting juga tentu saja tetap menjadi fokus kami, tidak hanya KKMP," sebutnya.
Ia berharap koperasi yang existing ini dapat tetap eksis dan tentu saja, bisa muncul koperasi-koperasi lain yang menjadi harapan Pemerintah Kota Salatiga yaitu tidak hanya koperasi simpan pinjam, tetapi ada kopersai di sektor riil.
"Saya berharap agar forum ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan para pengurus koperasi," paparnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: