Rais Aam dan Ketum PBNU Dijadwalkan Resmikan Gedung PCNU Kota Semarang
Gedung PCNU Kota Semarang yang selesai pembangunannya berlokasi di Jalan Puspogiwang I No.47, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.-Istimewa/ Umar Dani -
SEMARANG, diswayjateng.com – Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftahul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf, dijadwalkan menghadiri peresmian gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang pada Sabtu (24/1/2026).
Selain kedua tokoh PBNU tersebut, jajaran pengurus harian PWNU Jawa Tengah juga direncanakan turut hadir dalam agenda peresmian.
Gedung PCNU Kota Semarang berlokasi di Jalan Puspogiwang I No.47, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom, menuturkan bahwa Rais Aam dan Ketua Umum PBNU telah menyatakan kesediaannya untuk hadir langsung dalam peresmian gedung tersebut.
“Alhamdulillah, beliau berdua sudah kami komunikasikan dan menyatakan bakal rawuh (hadir),” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, gedung PCNU Kota Semarang sejatinya telah digunakan sejak peringatan Hari Santri Nasional.
Namun, peresmian baru dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) NU.
“Kami sengaja meresmikan gedung ini bersamaan dengan Harlah NU karena saat Hari Santri kemarin masih dalam tahap finishing,” ungkapnya.
Secara teknis, kata dia, peresmian gedung akan dilakukan langsung oleh Rais Aam dan Ketua Umum PBNU bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.
“Kami juga mengundang para sesepuh NU untuk hadir dan mendoakan agar gedung baru ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi NU dan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian Gedung PCNU Kota Semarang, KH Iman Fadhilah, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pelestarian tradisi Jawa, yakni slup-slupam atau ngeslupi.
Tradisi tasyakuran tersebut lazim dilakukan masyarakat Jawa Tengah sebagai ungkapan rasa syukur.
“Acara ngeslupi dilaksanakan dengan khataman Al-Qur’an, istighotsah, hingga tumpengan sebagaimana tradisi Jawa pada umumnya,” jelasnya.
Peresmian gedung berlangsung pukul 10.00 WIB.yang akan dihadiri para sesepuh, tokoh, dan aktivis NU Kota Semarang dan Jawa Tengah, serta mengundang tokoh lintas organisasi di Kota Semarang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: